M Kece Diancam Napoleon: Anak Buah Saya Banyak, Nanti Keluarga Kamu Saya Bunuh Semua

M Kece Diancam Napoleon: Anak Buah Saya Banyak, Nanti Keluarga Kamu Saya Bunuh Semua
M Kece Ungkap Detik-Detik Dianiaya Irjen Napoleon. Nur Habibie
NEWS | 19 Mei 2022 19:36 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - YouTuber Muhamad Kosman alias Muhamad Kece mengaku diancam Irjen Napoleon Bonaparte saat ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Ancaman itu didapat M Kece setelah dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte.

"Setelah saya babak belur sudah mereka keluar. Disuruh ambil sebuah tikar, langsung saya tidur, bangun pukul 15.00 WIB. Kemudian enggak boleh keluar oleh penyidik," kata M Kece dalam sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/5).

"Siapa itu?," tanya JPU.

"Saya tidak kenal namanya pakai kaos burung merpati, habis dibuka saya keluar. Saat mau ke luar saya dihajar lagi oleh terdakwa, dihajar lagi. Saya dipukul lagi oleh terdakwa sekitar 2 kali," jawab Kece.

"Sebelum terdakwa memukul, apa ada pembicaraan?" tanya JPU.

"Saya Polri perwira aktif, saya polisi. Anak buah saya banyak. Nanti keluarga kamu saya bunuh semua. Saya keluar, bertemu beliau. Kemudian beliau, awas jangan macam-macam, pukul saya (Kece)," jawab Kece.

M Kece kemudian mempraktikkan penganiayaan dialaminya di hadapan majelis hakim.

"Saya keluar dari kamar 11 kemudian jalan, ketemu lah terdakwa. Nah, di situ dipanggil sama Pak Jenderal saya balik lagi. Kamu jangan macam-macam. Langsung saya ditampar, ditonjok. Saya ditampar, saya ditonjok sampai saya sempoyongan ke depan, hampir jatuh, saya nyender di pintu kamar 11," ucap Kece.

2 dari 2 halaman

Lapor Penyidik Bareskrim dan Visum

M Kece lantas menceritakan penganiayaan dialaminya penyidik Bareskrim Polri. Dia juga melaporkan penganiayaan dialaminya ke Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri.

"Dari pembicaraan langsung mukul, jedanya sekitar setengah menitan. Kemudian saya keluar, ada penyidik. Kenapa muka kamu babak belur begini," kata Kece.

"Penyidik mana? Direktorat mana?" tanya JPU.

"Dari Siber Polri. Lanjut sini-sini kamu di tempat dokter periksa dulu. Lapor kamu, visum. Tidak lama kemudian saya bikin laporan. Akhirnya dari laporan itu di BAP. Waktu itu ada seorang mengaku lawyer bernama Hosman, waktu itu saya belum memberikan kuasa. Tapi dia udah tanda tangan, pas dibuka di Ciamis, loh saya belum kasih kuasa," jawab Kece.

"Setelah penyidik bilang ini kenapa?" tanya JPU kembali.

"Saya lapor aja ke penyidik, saya enggak tahu ternyata laporan itu langsung ditulis aja polisi oleh Tubagus Muhammad, ditanyain kamu ngapain aja di situ?" ucap Kece.

M Kece selanjutnya melakukan visum terkait penganiayaan dialaminya ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

"Tanggal 27 visum di RS Kramat Jati. Jadi visumnya jadi tindak pidana ringan, tidak dirontgen. Hanya pemeriksaan secara fisik, dites darah, di RS Polri Kramat Jati," tutupnya.

Baca juga:
Detik-Detik M Kece Dianiaya Napoleon: Mata Ditutup, Mulut dan Wajah Dilumuri Kotoran
Tangan Diborgol, M Kece Hadiri Sidang Lanjutan Terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte
Hari ini M Kece jadi Saksi di Sidang Lanjutan Irjen Napoleon
Diborgol Usai Eksepsi Ditolak Hakim, Irjen Napoleon: Ini Hasil Kerjamu Orang Munafik
Hakim Tolak Eksepsi Irjen Napoleon Bonaparte, Kasus Penganiayaan M Kece Dilanjutkan
Hakim Perintahkan M. Kece Hadir Jadi Saksi di Sidang Irjen Napoleon Pekan Depan
Bakal Bertemu M Kece di Sidang, Irjen Napoleon Pastikan Tak Akan Lakukan Intimidasi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami