M Taufik Sebut Juni 2020 Status Jakarta Jadi Ibu Kota Bakal Tamat

PERISTIWA | 26 Januari 2020 11:48 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra M Taufik menyebut Jakarta bakal tamat menjadi ibu kota pada Juni tahun 2020. Sebab, bakal dibahas undang-undang mengenai pemindahan ibu kota.

"Insyaallah bulan Juni tamat Jakarta sebagai ibu kota. UU akan keluar bulan Juni," ujar Taufik dalam Rakerda Gerindra di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (26/1).

Taufik mengatakan, pihaknya setuju saja ibu kota pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Namun, menurutnya harus jelas status Jakarta setelah ditinggalkan.

"Kami sepakat saja pindah. Cuma kami minta Jakarta jadi apa," ujar Taufik.

Dia mengingatkan, harus jelas bagaimana nasib Jakarta ke depan. Taufik meminta semua partai, tidak hanya Gerindra, untuk membicarakan nasib Jakarta. Apakah bakal menjadi daerah khusus ekonomi dan perdagangan.

"Ini harus jadi perhatian semua parpol. Saya minta semua parpol bicarakan ini," kata Taufik.

1 dari 1 halaman

Anies Harap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap Jakarta akan menjadi pusat perekonomian dan wisata. Dia mengatakan, Jakarta berhasil menjadi kota terbanyak di Indonesia yang didatangi wisatawan saat tahun baru.

"Kami berharap ibu kota pindah maka kami di Jakarta kita dapat fokus Jakarta sebagai pusat perekonomian, dan wisata," kata Anies. (mdk/eko)

Baca juga:
Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota: Bukan Hanya Pindah Lokasi dan Istana
Demi Pemerataan Penduduk, Jokowi akan Paksa Sebagian Warga Pindah dari Pulau Jawa
Jokowi Jamin Ibu Kota Baru Bebas Banjir dan Macet
Bahas UU IKN, Mendagri Sebut Status DKI Jakarta akan Diubah
Presiden Jokowi: Transportasi di Ibu Kota Baru Serba Elektronik dan Otomatis
RUU Ibu Kota Baru Digarap Bappenas, Komisi II DPR Protes Mendagri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.