Mabes Polri soal Pesan Jokowi Harus Jaga Wibawa: Siap Laksanakan

Mabes Polri soal Pesan Jokowi Harus Jaga Wibawa: Siap Laksanakan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit. ©Divisi Humas Mabes Polri
NEWS | 4 Desember 2021 10:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Polri siap menjalankan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan Kapolda dan Kapolres harus menjaga kewibaan di mata masyarakat.

Rusdi menerangkan, arahan Presiden, sangat jelas dan tegas bahwa menjaga wibawa institusi adalah penting.

"Sehingga Insan Bhayangkara harus bisa menjaga kewibawaan institusi. Dan kami Siap melaksanakan arahkan bapak presiden," kata dia dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyesalkan Kapolda dan Kapolres yang baru dilantik malah mendatangi sesepuh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap membuat keributan. Menurut dia, Kapolda dan Kapolres harus menjaga kewibaan di mata masyarakat.

"Saya kadang-kadang saya sudah lama sekali ingin menyampaikan ada Kapolda baru, ada Kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Bener ini?" jelas Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah di Bali, Jumat (3/12).

Dia mengaku sempat menanyakan hal ini kepada salah satu kapolres. Jokowi menyebut kapolres itu beralasan hal itu dilakukannya untuk menjaga agar situasi tetap kondusif.

"Saya tanya ke kapolres, kenapa bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum," katanya.

"Banyak ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibaan. Polri harus memiliki kewibawaan," sambung Jokowi.

Dia meminta aparat penegak hukum melindungi dan membantu masyarakat lemah yang biasanya terpinggirkan dalam hukum, salah satunya pedagang kecil. Jokowi juga mengingatkan kapolda dan kapolres memperhatikan kasus-kasus tersebut, meski bukan tanggung jawabnya.

"Lindungi, saya kalau baca itu betul-betul, itu menjadi sebuah persepsi loh, hati-hati loh ya. Itu kecil-kecil, mungkin urusannya bukan kapolres (dan) kapolsek, tapi hati-hati tetap tanggung jawab kapolres, tetap tanggung jawab kapolda yang kecil-kecil seperti ini. Apalagi kalau sudah dicap diskriminasi terhadap yang lemah," tutur dia.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Airlangga Apresiasi Peran TNI Polri dalam Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi
Ini Isi Surat Pengangkatan Novel Baswedan Cs Jadi PNS di Polri
Respons Novel Baswedan Cs terkait Terbitnya Aturan Pengangkatan jadi ASN Polri
Polri Terbitkan Aturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK jadi ASN
Komisi III: Aparat Mesti Jaga Wibawa Saat Lakukan Pendekatan Humanis Kepada Ormas

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami