Mabuk, Penjual Nasi Goreng Cabuli Anak di Bawah Umur

Mabuk, Penjual Nasi Goreng Cabuli Anak di Bawah Umur
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki
PERISTIWA | 9 Januari 2021 00:03 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Seorang penjual nasi goreng berinisial RM (26) bersama temannya berinisial FS (16) mencabuli gadis di bawah umur di kontrakan pelaku, Kampung Kadingding, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten.

Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 3 Januari 2021. Kedua pelaku diamankan oleh Satreskrim Polres Serang pada tanggal 6 Januari 2021.

"Keduanya ditangkap personel Unit PPA di rumah kontrakannya di Kampung Kedingding, Rabu dini hari sekitar jam 03:00 WIB," kata Kapolres Serang, AKBP Mariyono, Jumat (8/1).

Dia mengungkapkan, peristiwa yang dialami oleh korban yang masih duduk di bangku SMA itu terjadi disaat para pelaku usai berpesta minuman keras.

"Awal mula kedua tersangka meminum-minuman alkohol jenis anggur merah di Kawasan Industri Modern Cikande, lalu tersangka FS berkomunikasi dengan korban lewat Chat Whatsapp, hingga akhirnya korban mau dan dijemput di pinggir jalan dengan menggunakan motor Yamaha Vixion," ungkapnya.

Usai mengobrol hingga larut malam, korban meminta diantar pulang. Namun, pelaku membujuk korban untuk ikut ke kontrakannya.

"Karena sudah terlalu malam dan hampir pagi, akhirnya korban dirayu agar menginap di kontrakan dan korban pun mau," jelasnya.

Saat di kontrakan, para pelaku menyetubuhi korban yang masih berumur 15 tahun secara bergilir. Karena tidak pulang ke rumah, keluarga korban mencari dan menemukannya di lokasi kejadian.

"Korban ditemukan masih berada di dalam kontrakan," ujarnya.

Mariyono menjelaskan, kedua pelaku akan dijerat Pasal 81 ayat 1 dan 2 Jo Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk ancaman pidananya paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar," tegasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Kasus Pencabulan Anak di Gereja Depok, Terdakwa Divonis 15 Tahun Penjara
KPAI Dukung PP Tata Cara Hukum Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seksual
KemenPPPA Dukung Kebiri Kimia karena Pelaku Rusak Masa Depan Anak
Penjelasan Pakar Hukum Pidana Kebiri Tidak Tepat Diterapkan
Jalan Panjang Hukuman Kebiri Kimia
Presiden Jokowi Teken PP Tata Cara Hukuman Kebiri Kimia

Hingga saat ini, korban yang masih di bawah umur masih mengalami trauma.

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami