Macan Dahan tewas usai tak makan berhari-hari

Macan Dahan tewas usai tak makan berhari-hari
Macan dahan. ©2016 merdeka.com/istimewa
PERISTIWA | 3 Mei 2017 14:01 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Macan Dahan 'Neofelis Diardi' dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat di Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok. Macan dahan itu mati akibat gangguan pencernaan.

Dokter Klinik Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan setempat, Vira Leni mengatakan, kondisi hewan tersebut ketika dibawa ke klinik itu dalam keadaan kritis. Meskipun telah diupayakan dalam memberikan pertolongan namun nyawanya tak tertolong.

"Penyebab kematian salah satunya karena gangguan pencernaan akibat tidak makan berhari-hari dan mengalami dehidrasi," kata Vira Leni di Padang, Rabu (3/5), seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, kondisi hewan langka itu sangat mengkhawatirkan ketika sampai di klinik tersebut. Di mana pada bagian perut sudah mengecil dan sempat terjadi diare dengan mengeluarkan cairan yang berasal dari usus yang diprediksi adanya infeksi .

Ia menjelaskan perawatan yang diberikan yakni dengan memberikan infus untuk menambah cairan di dalam tubuhnya. Dengan kondisi dehidrasi yang parah tersebut mengakibatkan proses pemasukan kateter sulit dilakukan.

"Kemungkinan telah tidak makan dan mengalami dehidrasi lebih kurang selama dua minggu," ujar dia.

Dia menambahkan, seharusnya pemberian infus melalui jaringan intra vena. Namun hal tersebut tidak dapat dilakukan, serta suhu tubuh mengalami penurunan menjadi 35 derajat celcius, di mana suhu tubuh normal 38 derajat celcius.

Sementara Kepala Satuan Polisi Hutan BKSDA Sumbar, Zulmi mengatakan, akan mengkoordinasikan hal itu kepada Kepala BKSDA Sumbar, untuk tindakan selanjutnya terhadap Macan Dahan tersebut..

Sebelumnya BKSDA Sumbar menerima laporan dari warga pada Selasa (2/5) pagi, terkait adanya harimau yang terjepit pada sebuah batu di daerah tersebut. Kemudian langsung dibawa oleh warga ke Polsek setempat untuk diamankan.

"Kemudian pihak Polsek menghubungi BKSDA agar dapat dievakuasi ke Padang untuk diberikan pertolongan," katanya.

Macan Dahan dengan panjang lebih kurang satu meter dan berjenis kelamin jantan tersebut, katanya dibawa dari Polsek Payung Sekaki pada pukul 00.15 WIB menuju Padang dalam kondisi yang memperihatinkan. (mdk/gil)

Cerita penemuan orangutan Borneo langka berDNA nyaris sama manusia

Orangutan albino bergenetik langka ditemukan di Kalimantan

Pedagang Pasar Tomohon dilarang jual hewan lindung

Pelihara satwa langka & dilindungi, Kadis Koperasi Tangsel ditangkap

Selesai direhabilitasi, 6 orangutan dilepasliarkan di hutan Kaltim

300 Ekor Belangkas gagal diselundupkan ke Thailand

8 Hewan terimut di dunia yang mungkin belum pernah kamu dengar

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami