Mahasiswa Aceh Gelar Salat Gaib Untuk Randi

PERISTIWA | 27 September 2019 17:11 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Aceh dan sejumlah mahasiswa perwakilan BEM dari berbagai perguruan tinggi Aceh melakukan Salat Gaib untuk Randi (21), mahasiswa yang tewas saat aksi di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara. Randi tewas karena luka tembak di dadanya saat melakukan aksi tolak RUU KUHP.

Salat gaib dilakukan para mahasiswa tersebut di dalam ruang sidang paripurna utama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Banda Aceh.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan BEM yang telah ikut serta melaksanakan shalat gaib bersama kami DPD IMM Aceh," kata Kabid Organisasi DPD IMM Aceh, Muzafan Anzari, Jumat (27/9).

Pelaksanaan salat berlangsung sebelum waktu ibadah Salat Jumat. Mahasiswa juga lebih dulu mengirim doa untuk almarhum Randi sebelum melaksanakan Salat Gaib. Selain mahasiswa, polisi yang berjaga di kawasan gedung dewan tersebut juga ikut salat.

Seperti diketahui, sejak Kamis (26/9) kemarin, ribuan mahasiswa unjuk rasa di gedung DPRA. Bahkan puluhan mahasiswa juga memutuskan bermalam di ruang sidang utama dewan hingga hari ini dan melakukan shalat gaib bersama DPD IMM Aceh.

Seperti dilansir dari Antara, Muzafan mengatakan, pelaksanaan Salat Gaib untuk Randi merupakan bentuk duka cita mahasiswa Aceh untuk salah satu kader IMM itu yang telah ikut melakukan perjuangan untuk bangsa ini.

"Tentu perjuangan almarhum tidak sia-sia. Sebagai kelembagaan kami tetap mengawal aksi ini hingga tuntas apa yang menjadi kegelisahan mahasiswa mewakili rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, unjuk rasa mahasiswa Indonesia yang juga melibatkan unsur organisasi eksternal kampus dalam memperjuangkan keadilan tersebut lantaran ketidakadilan yang dirasakan mahasiswa dan berdampak kepada masyarakat.

"Kita yakin mahasiswa bergerak bukan atas dasar untuk melengserkan kepemimpinan, dan juga bukan atas dasar untuk melakukan diskriminasi," tutupnya.

Baca juga:
Polisi Temukan Peluru Kaliber 9 Milimeter di Betis Kanan Ibu Hamil yang Tertembak
Randi Tewas Tertembak, Kapolda Sultra Sebut Anggotanya Hanya Bawa Tameng dan Tongkat
Aksi Solidaritas dan Doa Bersama Usai Tewasnya 2 Mahasiswa di Kendari
Ketua DPR Soal Dua Mahasiswa di Kendari Tewas: Kalau Pelakunya Polisi, Harus Dihukum
Kadiv Humas: Wakapolri ke Kendari, Bukti Polisi Serius Usut Tewasnya 2 Mahasiswa
2 Mahasiswa Kendari Tewas, Komisi III Minta Jokowi Copot Wiranto
Kapolda Sultra Sebut 1 Ibu Kena Peluru Nyasar Saat Demo Mahasiswa di Kendari

(mdk/fik)