Mahasiswa di Medan Tolak UU KPK Hasil Revisi dan Kenaikan Iuran BPJS

PERISTIWA | 20 September 2019 18:29 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (20/9) sore. Mereka menolak UU KPK yang baru, kenaikan iuran BPJS dan tarif listrik.

Unjuk rasa dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi pergerakan mahasiswa se-Kota Medan. Mereka menilai langkah DPR dan pemerintah terkait UU KPK baru dan kenaikan iuran BPJS dan tarif listrik sebagai bentuk ketidakbijaksanaan.

"Kami merasakan ketidakbijaksanaan pemerintah dalam keputusan tersebut," ucap M Julianda Arisha, koordinator lapangan.

Mahasiswa menilai UU KPK baru karena dinilai melemahkan dan mengancam independensi lembaga antirasuah itu. "Kami menolak pimpinan KPK yang dinilai kontroversi dan bermasalah," sebut Julianda.

Selain kebijakan terkait KPK, mahasiswa juga menyatakan kekecewaannya kepada rencana kenaikan iuran BPJS hingga 100 persen. Kebijakan itu dinilai akan semakin mempersulit perekonomian masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan dari polisi. Jalan di depan Gedung DPRD Sumut sempat ditutup. Kendaraan terpaksa dialihkan untuk menggunakan jalur lainnya.

Baca juga:
Penolakan RKUHP & Ancaman Demo Besar-besaran Mahasiswa
Demo Tuntut Pimpinan KPK Terpilih Berlangsung Ricuh, Massa-Polisi Saling Dorong
Polisi Akan Tutup Jalan Depan DPR Saat Ada Demo Sore Ini
VIDEO: 4 Poin Hasil Audiensi DPR dan Mahasiswa Terkait Aksi Tolak Revisi Sejumlah UU
Ada Coretan di Tembok DPR Lokasi Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU KPK
Mahasiswa Ancam Demo Lebih Besar Jika RKUHP Disahkan DPR

(mdk/cob)