Mahasiswa Dibanting Dirawat di RS, Polisi Klaim Agar Dapat Pelayanan Kesehatan Baik

Mahasiswa Dibanting Dirawat di RS, Polisi Klaim Agar Dapat Pelayanan Kesehatan Baik
Polisi di Tangerang minta maaf ke mahasiswa. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 15 Oktober 2021 17:38 Reporter : Ronald

Merdeka.com - MFA, mahasiswa yang dibanting Brigadir NP, saat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, menjalani general check up di Rumah Sakit Ciputra Hospital, Tangerang, Jumat (15/10). Polisi menegaskan perawatan dilakukan agar MFA mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan, MFA dirawat di Rumah Sakit Ciputra Hospital itu atas perintah Kapolda Banten yang ditindaklanjuti oleh Kapolresta Tangerang dan didukung oleh Bupati Tangerang. Oleh sebab itu, MFA dibawa ke RS Ciputra Tangerang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

"Bukan karena situasi memburuk atau emergency terhadap Faris," kata Shinto kepada merdeka.com, Jumat (15/10).

Dari pemeriksaan MFA diharuskan menjalani rawat inap. Hal ini agar dokter dapat mengobservasi secara intensif progres kesehatan Faris.

Mantan Kapolres Jakarta Selatan ini menegaskan, hingga siang hari ini kondisi Faris stabil dan baik-baik saja.

"Kapolda Banten sangat concern terhadap upaya pemulihan kesehatan Faris, Kapolresta Tangerang dan didukung oleh Bupati Tangerang memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada Faris," pungkasnya.

Sebelumnya, Brigadir NP, polisi yang membanting mahasiswa berinisial MFA saat mengikuti demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang, pada Rabu (13/10) kemarin, dikenakan peraturan disiplin kepolisian sesuai peraturan disiplin Polri nomor 2 tahun 2003.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menuturkan, Polda Banten berdasarkan amanat Kapolda, akan menindak tegas Brigadir NP, sesuai aturan undang-undang dan kedinasan Polri.

"Tindakan tegas yang mendasari aturan di Kepolisian, bahwa kita sudah terbitkan surat pengamanan untuk sementara yang bersangkutan (NP) kita gunakan peraturan disiplin Polri nomor 2 tahun 2003. Kita terapkan pasal 4 huruf A dan pasal 4 huruf B," kata Wahyu Sri Bintoro di Mapolresta Tangerang, Kamis (14/10). (mdk/gil)

Baca juga:
Polisi Tegaskan Mahasiswa yang Dibanting Dirawat di RS Bukan karena Kondisi Memburuk
Kapolres Tangerang Pertaruhkan Jabatan Jika Tindakan Represif Polisi Berulang
Demo Polresta Tangerang, Mahasiswa Desak Kapolres Copot Brigadir NP
Ditahan, Brigadir NP yang Banting Mahasiswa Dikenakan Pasal Berlapis
Mahasiswa yang Dibanting Polisi Punya Penyakit Bawaan
Kondisi Terkini Mahasiswa Dibanting Polisi: Pusing, Muntah dan Sesak Napas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami