Mahasiswa Mengaku Diperbolehkan Polisi Menginap di Gedung DPR/MPR

PERISTIWA | 23 September 2019 22:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mahasiwa mulai membubarkan diri dari depan Gedung DPR/MPR. Situasi di depan gedung parlemen, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta tampak lengang.

Pantauan Liputan6.com, jumlah mahasiswa yang berada di Kompleks DPR/MPR terus berkurang. Meski, masih ada beberapa mahasiswa yang duduk-duduk di rerumputan dekat gerbang utama.

Sementara itu, polisi telah membuka jalur trans Jakarta untuk dilalui kendaraan. Sedangkan akses jalan utama masih ditutup kendaraan taktis.

Ketua BEM UI, Manik Marganemahendra ditemani Ketua BEM Trisaksi berdiri di atas mobil komando. Dia mengatakan sudah berkoordinasi dengan polisi. Menurutnya, mahasiswa diizinkan menginap di sekitar Kompleks DPR/MPR. Asalkan, tetap memakai almamater dan tidak membuat kegaduhan.

"Teman-teman semua di sini jika teman-teman masih ingin menjaga dan mengawal DPR dipersilakan untuk standby untuk tetap berada di sini bermalam di sini. Tapi dengan ketentuan agar teman-teman tetap menggunakan almamaternya sehingga teman-teman tidak ada penyusup," kata Manik di lokasi, Senin (23/9).

"Kemudian mengingatkan jika ada dari teman-teman semua yang ada merasa kelelahan dipersilakan untuk kembali ke kampusnya kembali ke rumahnya. Karena agenda kita esok hari masih lebih besar," ujarnya.

Mahasiswa pun mulai membubarkan diri setelah mendengarkan arahan dari Ketua BEM UI.

Di tempat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombespol Harry Kurniawan mempersilakan mahasiswa bertahan. Hanya saja jangan di tengah jalan. "Kita imbau saja baik-baik. Sebab pelan-pelan sudah dibuka," ucap dia.

Aksi unjuk rasa menyisakan sampah. Sisa-sisa botol air mineral berserakkan di jalanan. Belum terlihat satu petugas kebersihan yang berada di lokasi.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
VIDEO: Massa Pro dan Kontra RKUHP Lakukan Aksi di Gedung DPR
Mahasiswa Sempat Tutup Jalan Tol di Depan DPR
Demo Memanas, Sejumlah Mahasiswa Jebol Pagar dan Naiki Gerbang Utama DPR
Penjelasan Mabes Polri Soal Tewasnya Tiga Mahasiswa Saat Kerusuhan Waena Papua
Demo di Bandung Ricuh, Sejumlah Polisi dan Mahasiswa Terluka

(mdk/ray)