Mahasiswa Tewas Tertembak Saat Demo, Kapolres Kendari Dirotasi

Mahasiswa Tewas Tertembak Saat Demo, Kapolres Kendari Dirotasi
PERISTIWA | 7 Oktober 2019 21:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian merotasi Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi dari jabatannya. Mutasi tertuang dalam surat telegram ST/2657/X/KEP./2019 yang dikeluarkan Senin (7/10).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan mutasi tersebut.

"Ya betul," tutur Dedi saat dikonfirmasi.

Dalam surat telegram, Jemi diangkat sebagai Kabagdalpers ROSDM Polda Kalteng. Sementara posisi Kapolres Kendari digantikan oleh AKBP Didik Efrianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Wakatobi.

Lebih lanjut, posisi Kapolres Wakatobi diserahkan kepada AKBP Anuardi yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhart sendiri membantah bahwa mutasi tersebut akibat dari kasus mahasiswa Kendari yang tewas tertembak saat unjuk rasa menolak RUU KPK dan RUU KUHP di Gedung DPRD Sultra.

"Tidak ada. Rotasi adalah sesuatu yang alami dalam suatu organisasi," kata Harry.

"Mutasi dalam organisasi Polri hal yang biasa dalam rangka tour of duty dan area, serta untuk meningkatkan kinerja organisasi dan dalam rangka pembinaan karir," lanjutnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
6 Polisi Pembawa Senjata Api di Kendari Dibebastugaskan Untuk Kelancaran Pemeriksaan
Kasus Mahasiswa Tewas di Kendari, Polisi Uji Balistik ke Belanda dan Australia
Periksa 18 Saksi, Polisi Belum Berhasil Ungkap Penembak Mahasiswa di Kendari
6 Polisi Bawa Senpi Saat Demo Mahasiswa di Kendari Dibebastugaskan
Usai Pemeriksaan, 6 Polisi Bawa Senpi Saat Demo di Kendari Akan Disidang Disiplin

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami