Mahasiswa UMP Manfaatkan Lendir Bekicot Jadi Pasta Gigi

PERISTIWA | 8 Juli 2019 10:44 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Tiga mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, memanfaatkan lendir bekicot (Achatina fulica) untuk membuat pasta gigi.

Pembuatan pasta gigi tersebut, sebagai salah satu solusi pencegahan kasus karies gigi yang tergolong dalam prevalensi tinggi di Indonesia, baik pada usia anak-anak maupun dewasa.

Pemanfaatan bekicot dikatakan oleh Ketua Kelompok Peneliti Bekicot Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM-PE) Fakultas Farmasi UMP, Nofita Fitri Kurniasih karena memiliki protein bernama achasin. Protein ini dapat menjadi reseptor pengikat protein (enzim) bakteri.

"Manfaatnya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi", kata Nofita, Senin (8/7).

Di sisi lain pemanfaatan bekicot dipandang mengurangi problem petani yang menganggap bekicot sebagai hama tanaman. Dalam penelitiannya tersebut, Novi dibantu oleh dua rekannya, Rahma Fauzia Madaningrum dan Nurvidian Khasanah.

"Kami menjadikan bekicot sebagai bahan penelitian. Hingga akhirnya dapat membuat inovasi atau terobosan baru berupa ramuan pencegah karies gigi dengan memanfaatkan lendir hama tanaman tersebut," ujar Novi.

Pembimbing penelitian, Dosen Fakultas Farmasi UMP, Erza Genatika M.Sc Apt berharap temuan pasta gigi gel 'Gelecot Toothpaste' bakal dapat dimanfaatkan untuk mengurangi permasalahan penyakit karies gigi di Indonesia.

Sedang Dosen Fakultas Agama Islam UMP, Drs Wage MAg mengatakan pemanfaatan bekicot untuk kosmetik yaitu pasta gigi diperbolehkan oleh MUI. Karena unsur illat (alasan) menjijikannya sudah tidak ada.

Dari informasi yang dihimpun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memutuskan bahwa bekicot haram untuk dikonsumsi. Tapi, bekicot diperbolehkan digunakan untuk produk non pangan. Seperti obat dan kosmetik.

Baca juga:
Olah Sampah Organik Untuk Pakan Ternak, Muba Budidayakan Lalat Tentara Hitam
Mahasiswa UMM Gunakan Kulit Semangka Sebagai Gel Anti Aging
Keren, Mahasiswa UMM Bawa Indonesia Juarai Kontes Robot Dunia
UMM Kirim Tiga Robot Berkompetisi Tingkat Internasional di Amerika Serikat
Mahasiswa USU Raih 3 Emas Lomba Inovasi Teknologi di Moscow
Usia Masih 24 Tahun, Pemuda Ini Raih Gelar Doktor Termuda ITS

(mdk/fik)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com