Mahasiswi di Palembang Ditemukan Tewas Membusuk Diduga usai Gugurkan Kandungan

Mahasiswi di Palembang Ditemukan Tewas Membusuk Diduga usai Gugurkan Kandungan
PERISTIWA | 8 April 2020 03:35 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Warga seputaran Jalan Sunai Sahang, Muhajirin IV, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang telah membusuk. Dugaan kuat, mahasiswi itu tewas saat berusaha menggugurkan kandungan.

Korban berinisial IU (23), ditemukan di dalam kamar indekosnya, Selasa (7/4). Korban asal Musi Banyuasin itu telah dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Mayat korban pertama kali dicurigai tetangga kos yang mencium bau menyengat dari kamarnya. Warga dan polisi menuju TKP dan mendapati korban tewas membusuk dengan posisi terlentang.

Dari olah TKP, polisi menemukan berbagai jenis obat-obatan di samping mayat korban. Dari kondisi fisiknya, korban telah tewas tiga hari lalu.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, hanya banyak obat di TKP. Untuk itu kita bawa ke rumah sakit untuk menindaklanjutinya," ungkap Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang Iptu Ginting.

Dokter forensik RS Bhayangkara Palembang Indra Nasution mengatakan, dirinya sempat kaget dengan adanya jaringan di kemaluan korban. Setelah dicek, jaringan itu ternyata janin berusia sekitar tujuh bulan yang berada di balik popok dikenakan korban.

"Kami bingung kenapa ada jaringan yang keluar padahal jenazah sudah membusuk. Ternyata jaringan itu janin," kata Indra.

Dari penemuan itu, korban diduga tewas karena kehabisan darah saat berusaha menggugurkan kandungannya. Hal itu juga didukung dengan beberapa obat yang ditemukan di TKP.

"Kemungkinan karena aborsi sendiri, kehabisan darah. Untuk obat-obatan itu bisa saja ada sangkut pautnya, tapi itu obat maag, kita belum pastikan karena hanya pemeriksaan luar," kata dia. (mdk/ded)

Baca juga:
Mayat Pria Luka di Kepala Ditemukan Nelayan di Pinggir Pantai Pancer Jember
Mengingat Kembali Kasus Kematian Akseyna Ahad Dori, Sudah 5 Tahun Mandek
Diduga Terbelit Utang, Personel Sabhara di Medan Gantung Diri
Penumpang Bus Primajasa Meninggal, Petugas RS Evakuasi Gunakan APD
Diduga Sakit Jantung, Driver Ojek Online Meninggal saat Tunggu Orderan di Tebet
Jenazah WN India di Cikarang, Petugas Evakuasi Gunakan SOP Virus Corona

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami