Mahasiswi Meninggal di Gua Lele Karawang Tak Melapor Orang Tua Saat Ikut Kegiatan

Mahasiswi Meninggal di Gua Lele Karawang Tak Melapor Orang Tua Saat Ikut Kegiatan
PERISTIWA | 23 Desember 2019 15:59 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Enap (45), orangtua dari Erisa Rifiani Putri (20), pasrah atas kejadian menimpa anaknya. Erisa merupakan anggota Mapala Universitas Karawang (Unsika) ditemukan meninggal dunia usai terjebak di dalam Gua Lele, Kampung Tanah Beureum, RT 03 RW 02, Desa Taman Sari, Kecamatan Pangkalan.

Erisa merupakan salah satu dari tiga korban meninggal dunia saat melaksanakan giat pengembaraan Gua Lele, Minggu (22/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara dua korban meninggal lainnya yakni Alief Rindu Alafah (18) dan Ainan Fatimatuzahro (19).

"Pihak keluarga menerima musibah yang menimpa putri saya atas peristiwa yang terjadi," kata Enap, saat mendatang kamar jenazah di RSUD Karawang, Senin (23/12).

Enap bercerita putrinya memiliki hobby melakukan kegiatan uji nyali dialam bebas sejak masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersama tim sekolah. Walaupun sempat dilarang ibundanya namun keinginan berpetualang cukup besar.

"Kegiatan di alam bebas sejak duduk di SMP hingga menjadi mahasiswa, walaupun sempat dilarang ibunya karena perempuan," kata warga Parung Tanjung, Desa Cibodas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ini.

Putrinya yang baru duduk di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsika, Semester 1, kata Enap, biasanya setiap ada kegiatan suka memberi kabar dan minta doa restu kedua orang tua. Namun dalam kegiatan ke Gua Lele, tidak memberi kabar sama sekali.

"Biasanya setiap kegiatan memberi kabar, namun dalam peristiwa ini tidak memberi kabar sama sekali," kata dia.

Baca Selanjutnya: Firasat Nenek...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami