Mahfud Soal Motif Ferdy Sambo Tembak Brigadir J: Hanya Boleh di Dengar Orang Dewasa

Mahfud Soal Motif Ferdy Sambo Tembak Brigadir J: Hanya Boleh di Dengar Orang Dewasa
Menkopolhukam Mahfud MD di acara penyitaan aset PT Bogor Raya Development. ©2022 Liputan6.com/Tira Santia
NEWS | 9 Agustus 2022 21:59 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan, motif mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo membunuh Brigadir J terbilang sensitif. Menurutnya, motif tersebut hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

"Soal motif biar nanti dikonstruksi hukumnya karena itu sensitif, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," katanya saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (9/8).

Dia menyebut, konstruksi motif perkara penembakan Brigadir J masih disusun. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada timsus Polri.

"Biar nanti dikonstruksi motifnya," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Mahfud melanjutkan, pemerintah akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Nantinya kejaksaan akan mengkonstruksi kembali kasus ini.

"Pemerintah melalui Kemenkopolhukam akan terus mengawal terus kasus ini hingga nanti oleh kejaksaan di konstruksikan lagi hukumnya," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J. Motif penembakan saat ini masih didalami.

"Motif atau pemicu terjadinya peristiwa penembakan tersebut saat ini tentunya sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi-saksi, termasuk Ibu PC," kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

3 dari 3 halaman

Sigit mengungkap, hasil penyelidikan timses menyatakan bahwa tak ada tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Menurut dia, penembakan diskenariokan Ferdy Sambo.

"Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Sigit.

Sigit melanjutkan, Timsus menemukan fakta bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Brigadir J.

"Yang dilakukan RE atas perintah saudara FS," ujar dia.

Sigit mengatakan, pengajuan justice collaborator yang dilakukan Bharada E yang membuat hal ini menjadi terang benderang. Untuk membuat seolah telah terjadi tembak menembak, kata Kapolri, Irjen Ferdy Sambo melakukan penembakan dengan senjata milik J, berkali-kali.

"Terkesan telah terjadi tembak menembak. Terkait apakah FS menyuruh atau terlibat langsung, tim melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait," kata dia.

Oleh sebab itu, Tim telah menetapkan Bharada RE, RR, dan KM sebagai tersangka. Kemudian, "Timsus juga memutuskan menetapkan FS tersangka," kata dia.

(mdk/fik)

Baca juga:
Keluarga Brigadir J Minta Ferdy Sambo Jujur soal Motif Penembakan
Bharada E Tembak Brigadir J Pakai Senjata Brigadir R
Geledah Rumah Mertua Ferdy Sambo, Timsus Polri Sita Barang-Barang Ini
Brimob Bersenjata Lengkap di Rumah Irjen Ferdy Sambo Atas Permintaan Timsus Polri
Irjen Sambo Tersangka, Timsus Polri Geledah 3 Lokasi Terkait Pembunuhan Brigadir J
Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Ini Respons Kuasa Hukum
Irjen Ferdy Sambo Tersangka, Ini Reaksi dan Tuntutan Keluarga Brigadir J

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini