Mahfud MD Ungkap Pemicu Polemik Bansos DKI: Data Penerima Tak Pernah Diserahkan

Mahfud MD Ungkap Pemicu Polemik Bansos DKI: Data Penerima Tak Pernah Diserahkan
PERISTIWA | 9 Mei 2020 07:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Perbedaan data penerima bantuan sosial di DKI Jakarta memicu polemik antara pemerintah pusat dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan duduk persoalan terkait masalah tersebut.

Mahfud menjelaskan, muncul kesepakatan antara Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI berkaitan dengan penyaluran bansos saat rapat koordinasi. Intinya tentang beban kewajiban penyaluran bansos kepada 3,6 juta warga Jakarta.

Awalnya, ada kesepakatan Pemprov DKI menanggung 1,1 juta warganya, sisanya 2,5 juta akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Namun saat pelaksanaan, Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat sama-sama membagikan sembako.

Di lapangan ternyata terjadi kekacauan, penerima bansos dari Pemprov DKI ternyata juga menerima bansos dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat lalu menagih data terbaru kepada Pemprov DKI Jakarta. Tapi, Pemprov DKI tidak pernah menyerahkan data penerima bansos kepada pemerintah pusat.

"Lalu dalam sebuah pertemuan ditanya, mana datanya? Ternyata datanya enggak pernah diserahkan, jadi pusat itu menunggu. Karena saya ada di rapat itu, kan dibilang itu teknis antara staf dan kepala dinas. Ya tidak bisa begitu datanya dijanjikan tanggal segini, jam segini tapi sampai sekarang belum masuk," kata Mahfud saat Rapat Kerja dengan Komite I DPD RI secara daring, Jumat (8/5).

Meski demikian, Mahfud menegaskan tidak ada pertengkaran antara sejumlah menteri dengan Anies. Masalah ini terjadi hanya karena keterlambatan penyerahan data penerima bansos.

"Enggak ada pertengkaran, karena memang masalah data yang terlambat saja. Itu saja masalahnya, tidak ada konflik apa-apa," tegas mantan Ketua MK itu.

Baca Selanjutnya: Muhadjir Bersitegang dengan Anies...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami