Majelis Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki
PERISTIWA | 21 Oktober 2020 16:44 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Majelis Hakim menolak eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa diajukan Pinangki Sirna Malasari. Atas hal itu, persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi yang diagendakan berlangsung pada Senin (2/11) pekan depan.

"Mengadili menyatakan keberatan penasihat hukum tidak diterima. Memerintahkan sidang dilanjutkan," kata Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (21/10).

Dalam persidangan, Eko menyampaikan bahwa eksepsi yang diajukan oleh pihak Pinangki terkait penetapan sebagai terdakwa tak memiliki dasar. Lantaran, bila merasa keberatan gugatan seharusnya diajukan pada saat praperadilan.

"Menimbang penetapan tersangka adalah bukan materi keberatan, dan sudah tidak relevan. Dan jika memang benar ada penyimpangan penyidikan, hal itu bisa dilakukan di praperadilan," ujarnya.

Terlebih pengajuan eksepsi terhadap dakwaan JPU, dinilai Majelis Hakim sudah benar dan tidak ada masalah sebagaimana yang permasalahkan terkait alat bukti oleh pihak Pinangki. Atas hal itu, Eko mengatakan bahwa dalam pertimbangan bahwa eksepsi tidak bisa diterima

"Menimbang majelis hakim telah membaca cermat BAP penyidikan adalah benar dakwaan JPU sudah disusun berdasarkan fakta hukum dan pasal-pasal yang didakwakan telah sesuai pasal yang disangkakan," sebutnya.

"Menimbang bahwa setelah hakim membaca, ternyata surat dakwaan telah sesuai secara formil. Oleh karena itu, surat dakwaan sudah mencantumkan identitas terdakwa lengkap," tambahnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU)...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami