Mal di Malang Kembali Beroperasi, Pengunjung Wajib Isi Buku Tamu

Mal di Malang Kembali Beroperasi, Pengunjung Wajib Isi Buku Tamu
PERISTIWA » MALANG | 2 Juni 2020 19:52 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Kota Malang sudah kembali beroperasi setelah selesai kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pengelola mewajibkan pengunjung mengikuti prosedur sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Pantauan di Malang Town Square (Matos) dan Transmart, Selasa (2/6), tampak pengunjung mal mengisi buku tamu dan mencantumkan alamat serta nomor telepon. Pengunjung harus mengantre mengisi buku tamu dan mengukur suhu tubuh sebelum diizinkan masuk ke mal.

Mereka diminta menjaga jarak dan membasuh tangan dengan hand sanitizer oleh petugas satpam yang mengenakan face shield. Hanya pengunjung yang sehat yang diperbolehkan masuk ke pusat perbelanjaan.

Sementara selama di dalam mal, pengunjung disiplin bahkan menggunakan face shield. Namun di sisi lain beberapa pengunjung juga terlihat tidak memasang maskernya dengan benar, sehingga harus diingatkan oleh petugas.

Sejumlah karyawan juga terlihat menggunakan face shield di tenant tertentu, terutama makanan. Namun beberapa terlihat cukup menggunakan masker.

Mal dalam masa transisi selama dua minggu berbenah menyiapkan fasilitas guna menyambut masa new normal. Persiapan dilakukan di antaranya menyediakan tempat cuci tangan, thermo gun dan mewajibkan pengunjung menggunakan masker.

walikota malang sutiaji pantau malang town square

Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pusat perbelanjaan. Rombongan mengunjungi Mall Olympic Garden (MOG) dan Ramayana melihat kesiapan dan sarana prasarana dalam rangka menuju masa New Normal.

Sutiaji menilai secara umum pusat perbelanjaan sudah berbenah dan beberapa kekurangan segera dipenuhi secepatnya. Dia meminta pengelola dan pemilik tenant secara serius menerapkan protokol Covid-19.

Pemilik tenant diimbau menerapkan physical distancing kepada pelanggan dan karyawan diminta menggunakan face shield dan sarung tangan selama melayani pembeli.

"Saya meminta kepada pengusaha untuk memperhatikan karyawannya dalam penggunaan APD seperti sarung tangan, masker dan faceshield saat bekerja serta melayani pelanggan. Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami akan menutup usaha tersebut," tegasnya.

Sutiaji juga meminta para pengelola pusat perbelanjaan agar menambah petugas di pintu masuk. Seluruh masyarakat yang akan masuk ke pusat perbelanjaan harus terlebih dahulu diarahkan untuk cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh serta mengisi buku tamu.

"Kunjungan kali ini, kami anggap sebagai peringatan pertama bagi para pengusaha. Karena sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi. Hal ini akan kami pantau terus selama 7 hari pelaksanaan masa transisi. Jika masyarakat dan pengusaha tidak disiplin akan sangat memungkinkan akan kami kembalikan lagi pada masa penerapan PSBB," urainya.

Sutiaji berharap pola tersebut menjadi kebiasaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat. Sehingga sadar bahwa sedang hidup di masa tatanan baru, normal yang bukan lagi normal seperti dahulu namun normal yang berdampingan dengan Covid-19.

walikota malang sutiaji pantau malang town square (mdk/lia)

Baca juga:
APPBI Keberatan Pengelola Mal Diharuskan Tes Corona Seluruh Karyawan Saat New Normal
Melihat Persiapan Mal yang Akan Buka 5 Juni Mendatang
Diizinkan Buka, Mal Diminta Buat Sertifikasi Jaminan Bebas Covid-19
Pemkot Bekasi Mulai Bangun Ekonomi, Izinkan Buka Tempat Usaha Cegah PHK Lanjutan
Penerapan Protokol Kesehatan New Normal di Pusat Perbelanjaan
Ribuan Karyawan Dirumahkan dan PHK, Puluhan Mal di Kota Bandung Ingin Beroperasi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5