Malaysia Kerahkan Personel dan Helikopter Bantu Pencarian 9 TKI Tenggelam

PERISTIWA | 24 Januari 2020 20:03 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Malaysia mengirimkan bantuan personel dan peralatan lengkap untuk membantu Basarnas Pekanbaru mencari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tenggelam. Ada sembilan TKI lagi yang masih hilang usai kapal yang mengangkut mereka tenggelam di perairan Tanjung Medang, Dumai.

Pemerintah Malaysia juga menerjunkan RIB, pesawat Wings dan helikopter AW. Namun petugas Malaysia itu mencari hanya di wilayah laut teritorial mereka.

"Iya benar, mereka (Malaysia) mengirimkan bantuan. Hari ini kita masih upayakan pencarian korban," ujar Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak, Jumat (24/1).

Menurut Ishak, petugas dari Malaysia tidak langsung turun ke wilayah Indonesia. Namun melakukan pencarian di batas teritorial masing-masing.

"Ada dugaan korban hanyut ke wilayah Malaysia. Jadi, pencarian di daerah perairan masing-masing," terangnya.

Hingga saat ini, tim masih terus melakukan penyisiran di sepanjang perairan. Baik dari jalur laut dan juga pantauan dari udara menggunakan Helly Puma dari Lanud Roesmin Nurjadin.

Sebelumnya, kapal pompong yang bermuatan 18 orang TKI diduga illegal ditambah dua kru kapal itu diinformasikan hendak menuju Malaysia. Mereka berangkat dari Pulau Rupat Selasa (21/1) sekitar pukul 21.30 malam lalu. Namun, sesampai di perairan Tanjung Medang, Dumai, kapal pompong diduga mengalami kebocoran dan tenggelam.

Hingga kini, masih terdapat 9 orang korban yang masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Sebelumnya, tim telah berhasil menemukan satu orang korban dengan keadaan meninggal dunia. Sedangkan 10 orang lainnya berhasil selamat.

Bahkan saat ini, Polda Riau juga tengah lakukan penyelidikan dugaan TKI penumpang kapal itu. Apakah benar ilegal atau legal dengan dilengkapi persyaratan yang ada.

10 korban selamat adalah Een Saputra (30), Mariska Sari (30), Abdullah Faiz (25), Doni Siregar (25), Rudiansah (25), Sumon (32), Uli Handayani (39), Fitria (40), Herman (29) serta Abib (28). (mdk/cob)

Baca juga:
Olahragawan Asal Rusia Meninggal Saat Latihan Pernapasan di Kolam Renang
Mandi di Sungai, Santri di Bogor Hilang Terbawa Arus Sejak Minggu
Korban Tergulung Ombak di Pantai Selatan Garut Ditemukan Meninggal
Mandi di Sungai Lubai Pakai Ban, 2 ABG Cewek Hanyut dan Tenggelam
Seorang Ibu Meninggal Saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Pariaman

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.