Mantan Bupati Kupang Ibrahim Medah Ditahan Kejati NTT

Mantan Bupati Kupang Ibrahim Medah Ditahan Kejati NTT
ibrahim agustinus medah. ©2021 Merdeka.com/istimewa
NEWS | 3 Desember 2021 14:58 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Mantan Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibrahim Agustinus Medah periode 1999-2004 ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati), Jumat (3/12) siang.

Mantan anggota DPD RI dapil NTT ini ditahan setelah diperiksa oleh tim penyidik tindak pidana khusus (Tipidsus), Kejati NTT. Dia diduga terlibat dalam kasus pemindahtanganan aset tanah dan bangunan Pemerintah Kabupaten Kupang di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Usai diperiksa, Ibrahim Agustinus Medah diperiksa kesehatannya oleh tim medis yang disiapkan Kejati NTT. Setelah dinyatakan sehat dan layak, Ibrahim Agustinus Medah langsung digiring ke mobil tahanan untuk dibawa ke Rutan Kelas IIB Kupang.

Ibrahim Medah diperiksa sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita. Usai diperiksa langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan 20 hari kedepan untuk mempercepat proses hukum selanjutnya.

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim menjelaskan, tim penyidik menetapkan Ibrahim Agustinus Medah sebagai tersangka setelah memasukkan dua alat bukti, didukung dengan keterangan ahli bahwa ada kerugian negara.

"Jadi modusnya jelang berakhir masa jabatan mantan bupati ini mengalihkan tanah dan bangunan bekas gedung radio pemerintah daerah (RPD) jadi perumahan eselon tiga. Namun tiba-tiba lagi tanpa sepengetahuan pemerintah daerah maupun DPR, mengalihkan atas nama pribadi dan untuk saat ini dijual kepada pihak ketiga," jelasnya.

Menurut Abdul Hakim, Ibrahim Agustinus Medah dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi. Kerugian negara akibat kasus ini berdasarkan hitungan apraissal dari Inspektorat Kabupaten Kupang, sebesar Rp9,6 miliar.

"Aset ini dijual kepada seseorang berinisial JS. Semua orang yang mengetahui perkara ini akan diperiksa semuanya," tutup Hakim. (mdk/rnd)

Baca juga:
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Bupati Musi Banyuasin Nonaktif
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Tim Saham Benny Tjokro
Fakta Persidangan Terungkap Eks Kadis Pertanian Kendalikan 22 Paket Senilai Rp206 M
Uang Denda Rp32 Miliar dari Kasus Libatkan Warga Korsel Masuk ke Kas Negara
Kejagung Sita Aset PT IM2 Sebagai Denda Pengganti Korupsi Mantan Dirut
Mahfud Tegaskan Pemerintah Komitmen Berantas Korupsi
Ketua KPK Ungkap 3 Modus Korupsi Pegawai Pajak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami