Mantan Pejabat di Aceh Timur Dicambuk di Muka Umum

Mantan Pejabat di Aceh Timur Dicambuk di Muka Umum
Mantan Pejabat di Aceh Timur Dicambuk di Muka Umum. ©2022 Merdeka.com/Kejari Aceh Timur
NEWS | 14 Januari 2022 22:43 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Mantan pejabat di Kabupaten Aceh Timur, T Syawaluddin dicambuk 15 kali di muka umum karena terbukti melakukan ikhtilat (bermesraan dengan pasangan belum sah secara pernikahan) alias mesum. Sementara pasangan tidak sahnya, Rauzatul Jannah, dicambuk 100 kali karena terbukti melakukan zina.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Ivan Najjar Alavi mengatakan, T Syawaluddin yang merupakan mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Timur tersebut, sebelumnya didakwa berbuat jarimah zina.

Namun, terpidana tidak mengakui perbuatannya bahkan sampai ke tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA).

Dalam kasus tersebut, tidak ada 4 saksi yang bisa dihadirkan untuk menjerat mantan pejabat itu dalam pembuktian perkara zina. Dia hanya mengakui telah berbuat ikhtilat hingga divonis 15 kali cambuk.

"Sedangkan pasangannya Rauzatul Jannah dihukum cambuk sebanyak 100 kali karena yang bersangkutan mengakui melakukan jarimah zina," kata Ivan kepada wartawan, Jumat (14/1).

Cambuk terhadap mantan pejabat itu digelar di halaman kantor Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Idi, pada Kamis (13/1) kemarin.

Selain dua orang tersebut, eksekusi cambuk juga dilakukan terhadap sebelas orang lain dengan perkara maisir (judi) dan pelecehan seksual. (mdk/fik)

Baca juga:
MA Nilai Tak Tepat Hukuman Cambuk Bagi Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak
Usai Dicambuk 100 Kali, Terpidana Kasus Zina di Aceh Barat Daya Pingsan
Jadi Agen Chip Game Higgs Domino, 2 Pemuda di Aceh Utara Dihukum Cambuk
Ditangkap karena Main Judi, Ketua KIP Aceh Barat Daya Terancam Dihukum Cambuk 30 Kali
Pesta Miras, Tujuh Wanita di Banda Aceh Terancam Hukuman Cambuk
Qanun Jinayat Dinilai Tak Bikin Jera Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami