Mantan PMKS yang Kerja di BUMN Jalur Mensos Dapat Gaji Upah Minimum

Mantan PMKS yang Kerja di BUMN Jalur Mensos Dapat Gaji Upah Minimum
Menteri Risma Salurkan Mantan PMKS Bekerja di Perusahaan BUMN Konstruksi. ©2021 Merdeka.com/Adi Nugroho
PERISTIWA | 21 Januari 2021 17:11 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Sebanyak 15 orang mantan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) besok mulai bekerja untuk perusahaan BUMN konstruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Mereka masuk kerja di perusahaan pelat merah itu melalui jalur Meteri Sosial Tri Rismaharini.

Serah terima pekerja dilakukan di kantor proyek Tol Becakayu Seksi 2 Ujung di Jalan Hasibuan, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi hari ini pukul 10.30 WIB. Para mantan PMKS tersebut sebelumnya mendapatkan pelatihan di balai rehabilitasi milik Kemensos di Jakarta dan Bekasi.

"Hari ini mereka sosialisasi besok pagi mereka udah mulai kerja," kata Director Of Operation II PT Waskita Karya, Bambang Rianto di Bekasi, Kamis (21/1).

Mereka ditempatkan di proyek milik Waskita yang ada di Bekasi dan Jakarta. Yaitu proyek pembangunan jalan tol Becakayu, Cimanggis-Cibitung dan Cibitung-Cilincing. Pekerjaan mereka non teknis konstruksi, seperti petugas kebersihan.

"Range gajinya minimal UMP di mana lokasi ditempatkan," katanya.

Di Kota Bekasi, upah minimum tahun 2021 sebesar Rp 4.782.935 sedangkan upah minimum di Jakarta senilai Rp 4.416.186.

Meski masuk lewat jalur khusus yaitu melalui Kementerian Sosial, para mantan tunawisma ini tetap mendapatkan evaluasi kinerja setiap akhir kontrak setahun. Jika dianggap baik, maka akan mendapatkan perpanjangan kontrak kerja.

"Akan dievaluasi supaya bisa bekerja kembali di proyek berikutnya," ucap dia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini berharap dengan bantuan akses pekerjaan itu bisa memperbaiki kualitas hidupnya. Sebab, ketika masih berada di jalanan penghasilan mereka tak lebih dari Rp 30 ribu dalam sehari menjadi pemulung.

"Saya yakin bahwa mereka akan mendapatkan yang lebih baik, baik dari sisi pendapatan maupun kedepannya kelak," kata Risma. (mdk/ray)

Baca juga:
Kemensos Pastikan Penuhi Kebutuhan Pemulihan Psikososial Korban Gempa Sulbar
Kemendagri-Kemensos Jemput Bola Rekam Data E-KTP Warga Marginal dan PMKS
Kemensos Sebut Bantuan Ibu Hamil dan Balita Masuk dalam Program PKH
Blusukan Mensos Tri Rismaharini Jadi Perdebatan, Ini Fakta Terbarunya
Sepak Terjang Risma Ganggu Anies Baswedan di Jakarta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami