Mantan Sopir Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar Diduga Curi Mobil Dinas

Mantan Sopir Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar Diduga Curi Mobil Dinas
PERISTIWA | 6 Agustus 2020 03:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Mantan sopir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat (Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar) bernama Riko Firmansyah, menjadi tersangka karena diduga mencuri di rumah dinas mantan atasannya.

"Pelaku ditangkap pada Sabtu (1/8), kemudian langsung dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti," kata Kapolsek Padang Timur, AKP Afrides Roema di Padang dilansir Antara, Rabu (5/8).

Atas perbuatan tersebut pelaku yang kini ditahan di sel Polresta Padang dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian, dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada 27 Juli 2020, saat rumah dinas Kakanwil Kemenkumham Sumbar yang berlokasi di Jalan Kehakiman, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang dalam keadaan kosong.

Sedangkan Kakanwil Kemenkumham Sumbar, Suharman saat itu diketahui sedang berada di luar daerah. Ketika kembali, korban mendapati sejumlah barang di rumah dinas telah hilang.

Barang tersebut yaitu satu unit mobil Vios warna hitam dengan pelat merah dinas bernomor BA 34, sepeda motor Kawasaki Ninja, dan satu unit televisi 43 inchi. Mendapati kejadian itu akhirnya korban membuat laporan polisi, dan petugas melakukan penyelidikan.

"Pelaku ini sudah tahu kondisi rumah Kakanwil Kemenkumham, karena ada satu televisi yang rusak tapi tidak diambil, maka didapat petunjuk pelakunya orang dalam," jelasnya.

Ia membeberkan di rumah dinas Kakanwil Kemenkumham tidak ada penjaga atau satpam, atau pun kamera pengawas (CCTV).

Baca Selanjutnya: Dari penyelidikan yang dilakukan akhirnya...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami