'Marak kekerasan anak juga disebabkan perilaku wakil rakyat di DPR'

'Marak kekerasan anak juga disebabkan perilaku wakil rakyat di DPR'
Arist Merdeka Sirait. ©2013 Merdeka.com
NEWS | 21 September 2015 15:33 Reporter : Rizky Andwika

Merdeka.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyatakan maraknya kekerasan pada anak yang sering terjadi saat ini juga diakibatkan karena anak-anak sering dipertontonkan perilaku kekerasan baik di lingkungan sekolah maupun perilaku anggota DPR. Yang dimaksud kekerasan oleh anggota DPR, maksud dia, adalah pada sistem pendidikan dan tingkat kemiskinan yang belum diperhatikan secara serius oleh para wakil rakyat di Senayan.

"Seringkali lupa kalau kita mempunyai kontribusi untuk membangun kekerasan pada anak baik anggota DPR, Guru, dan orang tua itu sendiri," kata Sirait sebelum melakukan rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (21/9).

Oleh sebab itu, hal inilah yang akan ia pertanyakan ke Komisi VIII DPR yang mengurusi masalah perlindungan anak.

"Itu yang kami akan sampaikan ke Komisi VIII karena dunia pendidikan kita setiap bulan terluka, bayangkan seorang anak yang masih berumur 7 tahun sudah melakukan tindakan yang luar biasa, nah artinya ada apa dengan dunia pendidikan di kita," ucapnya.

Lebih jauh, Sirait mendesak agar Komisi VIII DPR memberikan langkah yang komprehensif terhadap pendidikan bagi anak-anak. Sehingga, anak-anak di Indonesia terhindar dari kekerasan fisik maupun psikis.

"Komisi VIII mempunyai kontribusi apa? Dalam pendidikan yang sedang terjadi kekerasan pada anak," tandasnya.

(mdk/eko)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami