Marak Pelecehan Seksual terhadap Anak, Kapolda Aceh Minta Pelaku Dihukum Berat

Marak Pelecehan Seksual terhadap Anak, Kapolda Aceh Minta Pelaku Dihukum Berat
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar.. ©2021 Merdeka.com/HO-Bidang Humas Polda Aceh.
NEWS | 17 September 2021 03:00 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menyoroti kasus pencabulan dan pelecehan seksual terhadap anak yang kini marak di provinsi berjuluk Serambi Mekkah. Dia meminta agar para pelaku dihukum berat.

Terbaru, polisi mengungkap kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang pria terhadap anak tirinya yang berusia 10 tahun di Aceh Tamiang. Sepekan sebelumnya, seorang pemuda di Kota Langsa kedapatan berbuat mesum dengan remaja 16 tahun di dalam mobil.

"Pak Kapolda meminta para pelaku dihukum berat. Bila perlu, katanya awak media ikut ambil peran dengan mengamplifikasikannya di media agar pelaku malu," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy melalui keterangan tertulis, Kamis (16/9).

Dia menuturkan, selain dijerat menggunakan hukum Syariat Islam, Kapolda minta pelaku pelecehan seksual juga dijerat dengan KUHP. "Agar ada efek jera, tidak mengulangi lagi perbuatannya," sebut Winardy.

Di samping itu, Irjen Pol Ahmad Haydar juga memerintahkan semua jajarannya supaya memberikan pelayan maksimal kepada korban. "Pak Kapolda minta korban mendapatkan pelayanan konseling untuk hilangkan traumanya," pungkas Winardy.

(mdk/yan)

Baca juga:
Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Dua Bocah di Tapanuli Utara
Coba Cabuli Perempuan Dewasa, Siswa SMK di Gianyar Diamankan
Sidang Bruder Angelo, Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual di Depok Ditunda
Propam Selidiki Dugaan Pengabaian Laporan Korban Pelecehan dan Perundungan di KPI
KPAID Catat 26 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Bogor, 30 Persen Pelecehan Seksual
Pengacara Sebut Korban Kasus Perundungan dan Pelecehan di KPI Traumatik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami