Ma'ruf Amin Nilai Pemerintah Jokowi Tegas Terhadap Tenaga Kerja Asing

PERISTIWA | 19 November 2018 01:33 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Ma'ruf Amin ikut menanggapi isu banjirnya tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia. Menurutnya, TKA yang bekerja di perusahaan di Indonesia sesuai bidang keahlian yang diizinkan dan mereka memiliki dokumen keimigrasian resmi.

"Pemerintah bertindak tegas terhadap TKA ilegal itu," ujarnya di Ponpes Tanara Serang, Minggu (18/11). Seperti dilansir Antara.

Selama ini, TKA asal China yang bekerja di Indonesia tidak begitu banyak. pernyataan Ma'ruf sekaligus menepis anggapan adanya 10 juta TKA asal China yang masuk Indonesia.

Ma'ruf meyakini pemerintah telah mengawasi TKA dengan ketat. Jika ditemukan adanya TKA ilegal maka akan dideportasi ke negara asalnya. "Kita menolak dan mengusir TKA ilegal itu," lanjutnya.

Dia memahami perusahaan di Indonesia masih mendatangkan TKA karena kekurangan tenaga ahli. Namun pemerintah tetap mengutamakan tenaga lokal dibandingkan asing.

Apabila tenaga ahli itu sudah terpenuhi maka tidak ada lagi perusahaan yang memperkerjakan tenaga asing.

"Pemerintah juga mengawasi TKA itu guna mencegah pekerja ilegal," tambahnya.

Baca juga:
Jokowi: Tenaga kerja asing di RI kurang dari 1 persen, dibilang jutaan
Opisisi beberkan kelemahan-kelemahan Jokowi 4 tahun pimpin Indonesia
Moeldoko kembali tegaskan isu jutaan TKA serbu Indonesia hoaks
Isu ini sering jadi bahan 'menyerang' dua kubu Prabowo dan Jokowi
Diduga langgar UU Imigrasi, 10 TKA asal Tiongkok diamankan di Bogor
Presiden Jokowi: Pekerja China di Indonesia cuma 23.000, orang kita di sana 80.000

(mdk/noe)