Masih Ada Sengketa Pilkada, 9 Kabupaten di NTT Dijabat Sekda Sebagai Pelaksana Harian

Masih Ada Sengketa Pilkada, 9 Kabupaten di NTT Dijabat Sekda Sebagai Pelaksana Harian
Gedung Mahkamah Konstitusi. ©2018 Liputan6.com/Immanuel Antonius
PERISTIWA | 18 Februari 2021 00:32 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Sebanyak sembilan kabupaten di NTT kini masih dipimpin oleh Sekda sebagai Pelaksana Harian. Sebab, di daerah tersebut masih berlangsung sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), akibatnya bupati dan wakil bupati terpilih batal dilantik.

Empat kabupaten yakni, Belu, Malaka, Sumba Barat dan Manggarai Barat masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi, sehingga pelantikan akan diundur ke minggu keempat Februari dan akan dilakukan secara virtual.

"Untuk Kabupaten Sabu Raijua hingga saat ini pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur belum menerima petunjuk dari Kemendagri," jelas Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Nusa Tenggara Timur, Doris A. Rihi.

Menurutnya, untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah sembilan kabupaten yang berakhir hari ini Rabu (17/2), pemerintah provinsi telah menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) masing-masing kabupaten sebagai pelaksana harian.

Untuk diketahui, sembilan kabupaten yang kini jabatan kepala daerahnya yang dijabat pelaksana harian adalah, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Sumba Barat, Sumba Timur, Ngada, Manggarai Barat, Manggarai dan Sabu Raijua. (mdk/rhm)

Baca juga:
Gibran Belum Dilantik Jadi Wali Kota, ASN Solo Terancam Tak Gajian
Pelantikan Tiga Bupati Terpilih Diundur, Gubernur DIY Tunjuk Plh
Ganjar Tunjuk 21 Plh Bupati dan Wali Kota di Jateng
Antisipasi Kekosongan Jabatan Kepala Daerah, Gubernur Sulsel Lantik 10 Sekda Jadi Plh
Kemendagri Persilakan Plh Kepala Daerah Ambil Kebijakan Vaksinasi Covid-19
Masa Kepemimpinan Berakhir, Faida Serahkan Jabatan ke Plh Bupati Jember

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami