Masih Banyak Aksi Teror, Komisi III Wacanakan Evaluasi Keberadaan BNPT

Masih Banyak Aksi Teror, Komisi III Wacanakan Evaluasi Keberadaan BNPT
PERISTIWA | 21 November 2019 14:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komisi III wacanakan evaluasi keberadaan BNPT. Wacana itu muncul lantaran kurang efektifnya kinerja BNPT dalam pencegahan aksi terorisme.

"Ada celetukan kawan-kawan untuk mengevaluasi apakah BNPT ini masih bisa diandalkan untuk mendeteksi terorisme atau sudah waktunya dievaluasi," ujar Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir, Kamis (21/11).

Adies mencontohkan dua peristiwa teror yang belum lama terjadi yakni penyerangan terhadap mantan Menko Polhukam Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten dan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada pekan lalu yang seharusnya bisa dideteksi.

"Jadi terkesan dalam penanganan ini dan lain-lain tetapi saat penanganannya terlambat. Dan selalu terjadi seperti itu," kata Adies.

1 dari 1 halaman

Ada Opsi Diatasi Penuh Densus

Meski demikian, Komisi III belum bisa memastikan nasib lembaga BNPT bila dievaluasi. Namun ada opsi penanganan aksi terorisme akan dilakukan penuh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri.

"Kita akan lihat berkembangnya seperti apa. Berarti kalau dievaluasi berarti semua di-handle oleh pihak kepolisian dalam hal ini densus 88," kata Adies. (mdk/eko)

Baca juga:
Komisi III Cecar BNPT soal Insiden Penusukan Wiranto di Pandeglang
Kepala BNPT: Status Habib Rizieq Bukan Kasus Terorisme
Komisi III Cecar Kepala BNPT: Kenapa Ada Korban Dulu Baru Dikejar?
Kepala BNPT Sebut Kemenag Akan Turunkan 260 Ribu Penceramah Lawan Radikalisme
Bantah Ryamizard, Kepala BNPT Tegaskan Data 3% TNI Radikal Tak Akurat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5