Masih investigasi, Polri belum bisa pastikan kematian Bahrun Naim di Suriah

PERISTIWA | 8 Januari 2018 19:06 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Kepolisian RI masih terus mendalami informasi kematian anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Indonesia, Bahrun Naim, di Suriah. Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi terkait informasi tersebut.

"Sampai detik ini informasinya belum bisa kita pastikan 100 persen, masih dalam investigasi," ungkapnya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (8/1).

Syafruddin menyebut, Polri melibatkan lembaga dan kementerian dalam menginvestigasi kematian Bahrun Naim. Yakni, tim badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Inteligen Negara (BIN) dan Kementerian Luar Negeri.

"Tunggulah ini tim BNPT, Densus, BIN, kemudian pihak Kemenlu. Ini semua sedang melaksanakan investigasi itu," ucapnya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Timur Polda Metro Jaya ini memastikan, setelah investigasi dilakukan, Polri akan menyampaikan hasilnya kepada publik.

Syafruddin menambahkan, pemberantasan teroris di Tanah Air dilakukan secara simultan dan terus menerus. Polri tidak akan berhenti memberangus teroris sebab aksi teror kini bukan lagi bergerak nasional tapi secara global.

"Kita harus selalu waspada terhadap ini. Tidak ada kata selesai kalau terorisme, karena situasinya global," ujarnya. (mdk/bal)


Kapolri tegaskan kematian Bahrun Naim hanya isu di medsos
Keluarga ikhlas jika Bahrun Naim tewas di Suriah
Isu Bahrun Naim tewas, Kapolri Tito kirim anak buah cek di Interpol
Kapolri belum bisa pastikan Bahrun Naim tewas sebelum lihat sendiri
Ibunda Bahrun Naim tak tahu anaknya dikabarkan meninggal

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.