Masih Koma, Kasatreskrim Polres Wonogiri Batal Dibawa ke Singapura

PERISTIWA | 13 Mei 2019 12:40 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kondisi Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan beberapa waktu hal, hingga kini belum membaik. Mantan Kapolsek Pasarkliwon Solo tersebut masih belum sadarkan diri, semenjak dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru, Kamis pekan lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru, dr Yohana Denyka Kurniawati mengatakan, sejak masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien dalam kondisi yang berat dan tidak sadarkan diri. Dari hasil pemeriksaan ditemukan multiple jejas di bagian kepala dan multiple jejas dan lecet di hampir sekujur tubuh pasien.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penunjang diagnosa, ditemukan ada cedera kepala berat. Di mana ada pendarahan otak pada Tuan Aditia," ujar Yohana kepada wartawan, Senin (13/5).

Atas kondisi tersebut, tim medis melakukan tindakan operasi untuk membantu membersihkan pendarahan yang ada di otak. Usai dilakukan operasi, lanjut Yohana, kondisi pasien belum juga stabil.

"Kondisinya masih berat sekarang. Iya benar, masih Komandan," jelasnya.

Lebih lanjut Yohana menjelaskan, kondisi bekuan darah pasien memang luas. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penanganan medis sesuai standar.

"Sekarang kita maintenance sesuai standar. Ada dokter bedah saraf dan anesthesia," katanya.

Sementara itu kakak kandung korban, Yudha Mulia menambahkan, setelah melihat hasil operasi tim dokter, keluarga sepakat untuk membatalkan rencana membawa korban berobat ke Singapura. Keluarga lebih mempercayakan penyembuhan korban ke tim dokter RS Dr Oen Solo Baru.

"Setelah melihat kondisi adik saya, keluarga sepakat distabilkan dulu. Semula memang ada rencana memindahkan ke RS di Singapura. Tetapi kita percayakan ke RS dr Oen saja," tutur Yudha.

Dia mengaku, keluarga mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian. Polisi khususnya Polres Wonogiri dan Polda Jawa Tengah juga menyerahkan semua keputusan kepada keluarga.

"Mereka akan support apapun keputusan keluarga," pungkas dia.

Baca juga:
Belum Sadar Usai Dikeroyok, Kasatreskrim Wonogiri akan Dibawa ke Singapura
Polisi Minta Pengeroyok Kasatreskrim Wonogiri Menyerahkan Diri
Kapolda Jateng Kejar Pelaku Pengeroyokan Kasatreskrim Wonogiri
Jadi Korban Pengeroyokan, Kasatreskrim Polres Wonogiri Belum Sadar
Amankan Bentrokan Warga, Kasatreskrim Polres Wonogiri Terluka Parah Dikeroyok

(mdk/cob)