Massa Geruduk Lapas Samarinda Desak Penuntasan Kasus Kematian Narapidana

Massa Geruduk Lapas Samarinda Desak Penuntasan Kasus Kematian Narapidana
PERISTIWA | 21 Februari 2020 16:25 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Seratusan warga Kutai Kartanegara mendemo Lapas Kelas IIA Samarinda, di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (21/2) siang. Mereka mendesak pihak Lapas bertanggung jawab atas kematian narapidana Ahmad Sukur (34), yang ditemukan dalam kondisi badan banyak luka memar.

Pantauan merdeka.com, masyarakat dari berbagai daerah di Kutai Kartanegara tiba di depan Lapas usai salat Jumat, sekira pukul 13.00 WITA, berbalut kain kuning di lengan dan pinggang.

Mereka menyesalkan Kalapas dan pegawai Lapas yang mengaku tidak tahu menahu soal sebab kematian korban Ahmad Sukur, warga Tenggarong Kutai Kartanegara.

"Kami minta Kalapas bertanggungjawab," seru pendemo di depan Lapas yang dijaga Polresta Samarinda.

Mereka juga menegaskan apabila tidak ada tersangka dalam dugaan penganiayaan terhadap Sukur, mereka bakal bertindak lebih jauh. "Kalau tidak bisa dengan hukum positif, diselesaikan dengan hukum adat (Kutai) untuk mengungkap pelakunya," cetus pendemo.

Ditemui merdeka.com di lokasi demo, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Damus Asa menyatakan, kasus itu masih diselidiki. "Kami masih periksa saksi, dan kami menunggu hasil visum dari rumah sakit," kata Damus.

Damus menerangkan, tidak kurang 15 saksi diperiksa. Mulai dari pegawai Lapas, pihak rumah sakit, hingga Napi. "Foto-foto yang beredar (memperlihatkan lebam di badan korban Ahmad Sukur), jadi petunjuk kami. Ada tidak kaitannya, itu dengan kondisi sakit korban," demikian Damus.

Diketahui, Ahmad Sukur meninggal saat berada di RSUD AW Syachranie Samarinda. Jenazahnya dibawa ke rumah duka, di Tenggarong. Saat hendak dimandikan, ditemukan banyak memar di punggung dan pinggang. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polresta Samarinda. (mdk/cob)

Baca juga:
Istana Soal Demo 212: Itu Hak Konstitusional, Selama Bersubstansi
Rumah Dilempari Batu, Slamet Maarif Duga Terkait Rencana Aksi 212 di DPR
Massa Buruh Tolak RUU Omnibus Law di DPR
PA 212 akan Gelar Aksi Besar-besaran di DPR Desak Ungkap Kasus Jiwasraya
8 Momen Dramatis Luthfi 'Pembawa Bendera' Bebas dari Penjara, Penuh Air Mata
Perjalanan Kasus Lutfi, dari Demo Pelajar Tolak RUU KUHP Sampai Divonis Bersalah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami