Massa 'Jodoh' dorong Moeldoko jadi cawapres Joko Widodo

PERISTIWA | 22 Juli 2018 23:52 Reporter : Dian Ade Permana

Merdeka.com - Sekelompok massa menggelar deklarasi Gerakan Satu Indonesia Jokowi-Moeldoko Hebat (Jodoh) di Marina Convention Center Hall, Semarang, Minggu (22/7). Mereka berharap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purnawirawan Moeldoko menjadi cawapres buat Joko Widodo di Pilpres 2019 nanti.

Dalam deklarasi itu, Moeldoko tak hadir. Dia mengirim utusannya, Taufik Ridha. Menurut Taufik, atasannya tersebut mengapresiasi dukungan massa Jodoh dan meminta mereka terus mendukung gerakan tersebut.

"Saya sebagai perwakilan dari beliau sangat berterima kasih atas tingginya antusiasme masyarakat yang mendukung pencalonannya mendampingi Pak Jokowi di Pilpres tahun depan," ungkap Taufik Ridha di lokasi.

Menurut dia, dinamika politik saat ini terus berkembang. Di Jawa Tengah, pihaknya melihat banyak ormas mengharapkan Moeldoko bersama Jokowi maju Pilpres. "Akan disampaikan kepada Pak Moeldoko supaya bersedia maju Pilpres 2019. Mudah-mudahan niat baik kita semua bisa diterima untuk mendampingi Presiden Jokowi," ungkapnya.

Untung Budiarso, perwakilan salah satu elemen pendukung Jokowi-Moeldoko menyatakan tantangan berat akan dihadapi bangsa Indonesia di tahun 2019 sebagai momentum politik terbesar sepanjang sejarah.

Menurutnya demokrasi yang berkualitas adalah yang melibatkan semua elemen masyarakat. Ia pun berharap Jokowi kembali terpilih sebagai pemimpin Indonesia dengan didampingi Moeldoko. "Ini tanggung jawab masyarakat Jawa Tengah yamg dimulai dari kawasan Pantai Marina," tutur pembina ormas Lindu Aji tersebut.

Sementara itu, Nanang Setyono sebagai perwakilan dari buruh di Semarang menyatakan saat ini sudah ada 17 elemen masyarakat yang mendorong pencalonan Moeldoko. "Kami punya potensi suara lima juta lebih. Jika berkenan menggandeng Pak Moeldoko, maka 5 juta suara akan diberikan ke Jokowi. Ada pernyataan sikap yang diteken 17 elemen dan sudah diserahkan ke perwakilan Jenderal Moeldoko dan akan dikirimkan ke Jokowi serta seluruh parpol pengusungnya," tukasnya. (mdk/gil)

Baca juga:
Soal cawapres, Cak Imin anggap Mahfud MD seperti mobil Mercy dan JK ibarat Ferrari
Jokowi ibaratkan PKB seperti Prancis, Kroasia dan Belgia di Piala Dunia
Cak Imin sebut JOIN bukti PKB sudah bekerja lebih dulu menangkan Jokowi
Jokowi soal cawapres: Kalau ingin bersaing masih ada kesempatan satu atau dua minggu
Gugatan masa jabatan wakil presiden dinilai dapat merusak regenerasi politik

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.