Massa Pendemo Lempar Molotov ke Pos Keamanan Belakang Gedung DPR

PERISTIWA | 24 September 2019 23:35 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Massa pendemo melempari pos polisi yang ada di belakang gedung DPR dengan bom molotov, Selasa (24/9) tengah malam. Beruntung, tak ada korban dalam aksi anarkis massa pendemo tersebut.

Pantauan merdeka.com, sekitar Pukul 23.30 WIB, massa di belakang gedung DPR makin beringas. Dia bahkan menjebol jalur pejalan kaki, dan merangsek masuk ke dalam. Tapi tak berani mendekat ke parkiran motor yang dijaga ratusan polisi.

Mereka hanya masuk, namun tak berselang lama keluar lagi. Sementara polisi tengah berjaga di parkiran motor yang jaraknya sekitar 50an meter dari pos penjagaan Pamdal.

Sementara terlihat benda diduga bom molotov dilempar oleh massa ke pos Pamdal. Namun, benda tersebut mantul karena terkena kanopi, meledak di atas pos Polisi yang bersebelahan dengan pos Pamdal.

Massa terus melakukan provokasi ke polisi yang sedang berjaga. Lemparan batu terus dilakukan. Bahkan ada massa yang menggunakan sinar laser hijau mengarahkan ke para polisi yang sedang berjaga. (mdk/rnd)

Baca juga:
Situasi Belum Kondusif, Bambang Soesatyo dan Fahri Hamzah 'Terjebak' di Gedung DPR
Ketika Polisi Melepas Lelah Usai Bubarkan Pendemo di DPR
Massa Pendemo dan Polisi Kembali Bentrok di Flyover Slipi
Massa Pendemo di Sekitar GBK Bakar Spanduk di Tengah Jalan
Barikade Polisi dan TNI Depan JCC Dibuka, Mahasiswa Mulai Membubarkan Diri
Hingga Malam, Bentrokan Massa dan Polisi Masih Mencekam

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.