Masyarakat Jangan Takut, Pasien Corona Sembuh Tak Mungkin Tularkan Virus

Masyarakat Jangan Takut, Pasien Corona Sembuh Tak Mungkin Tularkan Virus
PERISTIWA | 4 April 2020 20:30 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat tak khawatir terhadap pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Virus Corona atau Covid-19. Sebab, pasien sembuh dan diperbolehkan pulang tidak mungkin menularkan virus yang tidak ada di tubuhnya.

"Kami bersyukur bahwa mereka yang sudah sembuh ini kondisinya bagus, dan tidak perlu dikhawatirkan lagi untuk menularkan penyakit. Jadi, yang sudah sembuh dengan pemeriksaan negatif, dan dua kali pemeriksaan berturut-turut sehingga bisa dipulangkan," kata Yurianto, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (4/4).

Lanjutnya, pemerintah kini mewaspadai kategori Orang Tanpa Gangguan (OTG), dalam upaya mencegah penularan virus corona di tengah masyarakat. Pemerintah masih menemukan penambahan kasus pasien positif Corona yang diduga disebabkan kategori tersebut.

"Masih adanya kasus positif tanpa keluhan yang berada di tengah masyarakat. Inilah yang kami kenal dengan terminologi orang tanpa gangguan atau OTG. Ini menjadi potensi tinggi terjadinya penularan di tengah masyarakat," kata Yurianto.

1 dari 1 halaman

Waspadai OTG

Yurianto menjelaskan, kategori OTG ini tidak menyadari ketika terjangkiti Corona. OTG tidak memiliki gejala umum seperti orang yang biasanya terjangkiti corona.

Oleh sebab itu, Yurianto meminta agar masyarakat hidup sehat dan mematuhi semua perintah dari pemerintah. Salah satunya adalah physical distancing atau jaga jarak sosial agar tak menularkan virus ke kelompok rentan.

"Oleh karena itu dari hari ke hari, ini menjadi kekhawatiran, bahwa penularan masih terus terjadi. Masih terus berjalan. Mari, bersama pahami bahwa ini adalah kunci keberhasilan memutuskan rantai penularan. Oleh karena itu kami minta ini menjadi bagian utama," katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Dua Daerah Dikabarkan Sudah Ajukan PSBB, Jakarta dan Fakfak
Lanjut Bahas RUU Kontroversi saat Pandemi Corona, DPR Dinilai Menghina Nalar Publik
KPU dan Bawaslu Nilai Cukup Dua Poin Penting di Perppu Penundaan Pilkada
Korea Selatan Kirim 50.000 Alat Tes Covid-19 ke Indonesia
Melawan Corona dengan Olahraga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami