Masyarakat Jangan Terbawa Kepentingan Politik Menjurus Radikalisme Melawan Pemerintah

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 22:28 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pembangunan di Provinsi Banten diharapkan bakal lebih nyata setelah putra aslinya Ma'ruf Amin duduk di kursi wakil presiden. Ma'ruf Amin dilantik menjadi wakil presiden bersama Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden pada Minggu (20/10) lusa.

"Keberpihakan terhadap pembangunan Banten akan lebih nyata dengan duduknya salah satu putra daerah sebagai wakil presiden. Kami merasa hati dan aspirasi kami terwakili oleh Kiai Ma'ruf Amin," kata Ketua Umum DPR Gelar Nusantara Banten, Adhiya Muzaki, dalam diskusi bertema 'Proyeksi dan Harapan Mahasiswa Banten di Periode II Jokowi' di Hotel Le Dian, Ciceri, Serang, Jumat (17/10).

Adhiya Muzaki mengajak seluruh elemen mahasiswa di Banten menyukseskan pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dia pun mengajak para mahasiswa mengawal visi misi presiden dan wakil presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Mari kita sama-sama mengawal mandat rakyat," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPD GMNI Provinsi Banten Solahudin Tamam menegaskan, pelantikan Jokowi- Ma'ruf harus steril dari gerakan radikalisme. Dia berharap pelantikan tersebut tak ada kendala.

"Terpilihnya Jokowi dan Mar'uf Amin ini pilihan rakyat Indonesia, oleh karena itu kita harus percaya bahwa pilihan rakyat tidak salah, siapapun yang mencoba gagalkan pelantikan, ia akan berhadapan dengan rakyat," katanya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Awadudin Angkrih. Dia berharap agar mahasiswa dan masyarakat tidak terbawa arus kepentingan politik menginginkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tertunda.

"Mari kita jaga kondusivitas, khawatir terbawa arus kepentingan politik yang menjurus ke arah paham radikalisme yang melawan pemerintah sah," ujar dia.

Awad menilai, pekerjaan rumah pemerintahan mendatang adalah bagaimana caranya agar pemerintah serius menangani paham radikalisme di tengah masyarakat.

"Radikalisme adalah musuh nyata yang harus dilawan. Kita miris melihat Banten menjadi salah satu wilayah yang terpapar cukup masif," pungkasnya.

Baca juga:
Imam Besar Masjid Istiqlal Harap Ada Pertemuan Tokoh Agama Cegah Konflik Keagamaan
Mendagri Petakan Daerah Merah Radikalisme dari Sumatera Hingga Papua
Tangkal Radikalisme, BPIP Minta Wawasan Pancasila Masuk dalam Tes CPNS
Hasto: Jangan Ragu-ragu Tindak Aktor Intelektual di Belakang Gerakan Radikalisme
GP Ansor Ajak Warga Laporkan Ajakan Radikalisme Pasca Penusukan Wiranto
Buntut Penangkapan Anggota JAD di Bali, Polisi Perketat Keamanan Lokasi Wisata
Penusukan Wiranto, Universitas Mathla'ul Anwar Tolak Dikaitkan dengan Radikalisme

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT