Masyarakat Papua Minta Pemerintah Transparan Serta Beri Hukuman Pelaku Kekerasan

PERISTIWA » MALANG | 24 Agustus 2019 10:27 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Th. Raweyai, mengatakan masyarakat Papua dan Papua Barat hanya ingin pemerintah serta pihak kepolisian mengungkapkan secara transparan. Terkait insiden pengepungan asrama disertai kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa waktu lalu serta kerusuhan di Manokwari.

Hal tersebut, kata dia, disampaikan masyarakat Papua dihadapan Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat kunjungan pada 22 Agustus 2019 di Manokwari, Papua Barat.

"Persoalannya hanya satu. Bagaimana pemerintah pihak Kepolisian bisa mengungkap secara transparan memberikan hukuman apakah pelaku atau memprovokasi," kata Yorrys dalam diskusi 'Bagaimana Sebaiknya Mengurus Papua' di Restoran Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).

Menurut dia, masalah tersebut bukanlah hal baru beserta rentetan yang terjadi telah di asrama mahasiswa Papua di Surabaya. Insiden tersebut pun, kata dia, membuat masyarakat Papua kecewa dan akhirnya menimbulkan suatu reaksi.

"Diviralkan seluruh Papua dan dengan akumulasi kekecewaan dan membuat semangat kolektif membangun aspirasi. Ada yang menyampaikan aspirasi seperti di Papua. Sekarang spekrtumnya tiba-tiba bangkit satu gerakan," kata Yorrys.

Sebelumnya Menkopolhukam Wiranto didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian duduk bersama dengan Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf Nahak, Pangdam Kasuari Joppy Onesimus Wayangkau, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kamis siang.

Dia juga menyampaikan kondisi Sorong saat ini sudah kondusif. Pelayanan di fasilitas umum Papua seperti bandara dan kantor pelayanan publik sudah kembali normal.

Baca juga:
Anggota DPR: Perlu Pendekatan Ekonomi dan Keamanan Tuntaskan Masalah Papua
Mahfud MD Minta Petinggi Negara Terus Turunkan Tensi Gejolak Papua
Kronologi TNI-Polri Tembak Anggota KKB Papua karena Ancam Warga
Aksi Solidaritas Desak Kominfo Aktifkan Akses Internet di Papua
Beri Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung, Kapolsek Sukajadi Dinonaktifkan
Cerita Anies Baswedan Punya Asisten Pribadi Asal Papua
Demo Soal Papua, Mahasiswa di Solo Bawa Spanduk Isi Ajakan Damai

(mdk/bim)