Mau Berwisata Pakai Mobil Listrik di Solo? Cukup Rogoh Kocek Rp20 Ribu

Mau Berwisata Pakai Mobil Listrik di Solo? Cukup Rogoh Kocek Rp20 Ribu
Mobil Wisata Listrik Wisata Solo. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo
NEWS | 16 Oktober 2021 01:37 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Mobil Listrik Wisata Solo diluncurkan oleh Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, di Pendapi Gede, Jumat (15/10). Turut hadir menyaksikan Ketua Yayasan Tahir, Dato' Sri Tahir selaku penyumbang 8 armada buatan China itu.

Menurut rencana 8 mobil listrik berpenampilan klasik itu bakal dioperasikan dalam waktu dekat setelah uji coba. Ada 7 rute destinasi wisata yang bakal dilayani. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno, seusai peluncuran.

"Tiketnya per orang untuk sementara. Harganya sesuai dengan bus (bus wisata Werkudara) yang ada itu, Rp20.000," ujarnya.

Setelah resmi beroperasi nanti, pengemudi akan mengenakan seragam khusus. Untuk calon pengguna bisa mendaftarkan di Dinas Perhubungan untuk memperoleh tiket atau secara online.

"Sementara nanti kita operasikan tiap week end atau Sabtu dan Minggu," katanya.

mobil wisata listrik wisata solo
©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Surakarta Retno Wulandari menyambut baik keberadaan mobil wisata tersebut. Ia berharap mobil tersebut bisa turut menjadi sarana mempromosikan pariwisata Kota Solo dengan moda transportasi yang berbeda dengan kota lain.

"Solo itu punya moda transportasi yang cukup banyak. Mulai dari bus Werkudara, bus MICE Gatutkaca, Kereta Uap Jaladara dan ini ditambah 8 mobil listrik. Ini tentu saja menjadi sesuatu yang sangat positif bagi Kota Solo untuk mengembangkan pariwisata. Ini menjadi satu alternatif bagi wisatawan untuk bisa menikmati Kota Solo dengan cara berbeda dengan moda transportasi yang berbeda pula," katanya.

Dato' Sri Tahir menambahkan, mobil listrik unik yang didatangkan dari Cina itu merupakan yang pertama di Indonesia. Kota Solo dipilih karena dirinya juga asli orang Solo. Kedepan mobil tersebut akan ditambah jumlahnya sambil menunggu animo masyarakat maupun wisatawan.

"Di Surabaya juga kita bantu, tapi beda. Saya kan orang Solo. Nanti penambahan kita sesusaikan animo masyarakat. Kita pilih mobil listrik karena ramah lingkungan, tidak keluar asap," pungkas dia. (mdk/bal)

Baca juga:
Punya 8 Mobil Listrik Wisata, Gibran Ingin Kunjungan Turis ke Solo Meningkat
Pemkot Yogyakarta akan Turunkan Tim Gumaton Pantau Kerumunan di Malioboro
Mobilitas Wisatawan Asing Akan Diawasi Daerah Penyelenggara Wisata
Ada Masjid Tua dan Kera Ekor Panjang, Ini Keunikan Desa Wisata Cikakak di Banyumas
Curhat Pemandu Wisata Usai Bali Dibuka: Kunjungan Wisman Masih Sepi
INFOGRAFIS: Karantina 5 Hari untuk Semua Jenis Perjalanan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami