Mau Swab Test, Gibran Pamit dari Webinar PDIP

Mau Swab Test, Gibran Pamit dari Webinar PDIP
gibran rakabuming. ©2019 Merdeka.com/arie sunaryo
NEWS | 24 Juli 2020 19:10 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Kandidat Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku menjalani rapid test hingga swab test Covid-19, Jumat (24/7) hari ini.

Hal itu disampaikan di tengah diskusi PDIP bertajuk 'Calon Kepala Daerah Muda Bicara Politik Dedikasi, Motivasi, hingga respons politik Dinasti'.

Dalam diskusi itu Gibran terlihat tengah berada di dalam mobil hingga menggunakan masker. Dia bercerita baru saja menjalani rapid test.

"Mohon maaf saya masih di luar. Saya habis rapid test soalnya, mohon maaf. Saya tidak bisa melepaskan masker," kata Gibran saat diskusi virtual.

Dalam diskusi itu Gibran tidak berlama-lama. Dia hanya berkesempatan menjelaskan mengenai politik dinasti yang kerap menerpanya selaku anak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah itu, dia bilang sudah ada janji dengan dokter dan akan menjalani swab test.

"Kira-kira itu dulu, saya mau melanjutkan pemeriksaan ini. Saya habis rapid test, saya mau swab test sekalian ini. Itu dulu ya, saya sudah ditunggu dokter ini," katanya.

Namun, Gibran tidak mengungkap mengapa harus menjalani rapid test hingga swab test di hari yang sama. Tak jelas apakah hal itu berkaitan dengan status positif Covid-19 Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo. Dia diketahui positif Covid-19 meski tanpa gejala. Purnomo langsung menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengomentari status positif Purnomo. Pihaknya turut prihatin dengan kondisi yang menerpa kadernya itu.

"Tentu saja kami prihatin. Kami berharap beliau memiliki suatu spirit untuk dapat mengalahkan Covid-19 ini, yang diindikasikan beliau positif terkait hal tersebut," kata Hasto dalam diskusi tersebut.

2 dari 3 halaman

Belum Bertemu Purnomo

Gibran mengaku hingga saat ini masih kesulitan menemui Achmad Purnomo, rivalnya saat berebut rekomendasi dari DPP PDIP di Pilkada Solo.

Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo itu, Purnomo masih sangat sibuk, sehingga belum bisa ditemui.

"Saya nggak tahu, Pak Pur sudah balik ke Solo belum. Kalau Pak Pur sudah agak longgar nanti saya dan Pak Teguh akan segera sowan," katanya saat ditemui wartawan di Posko Kemanusiaan, Jalan KS Tubun, Manahan, Senin (20/7).

"Kan kemarin pulang dari Semarang kan tujuan pertama kan ke Jalan Bhayangkara ke rumah Pak Pur. Tapi beliau di Yogyakarta. Terus ya sudah saya pulangnya ke tempat Pak Rudy (wali kota FX Hadi Rudyatmo) di Loji Gandrung," sambungnya.

Kepada wartawan, ayah Jan Ethes Srinarendra itu justru menitip salam untuk wakil wali kota. Ia juga mengaku sudah janjian untuk bertemu Purnomo, namun belum ditemukan waktunya.

"Salam untuk pak Purnomo. Saya sudah janjian kok," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Purnomo Positif Covid-19

Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo positif terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil tes usap yang diikutinya pada Sabtu (18/7). Purnomo pun menjalani isolasi mandiri.

"Iya positif, saat ini beliau sedang menjalani isolasi mandiri," kata Kepala Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surakarta Ahyani di Solo, Jumat (24/7).

Ia mengatakan usai mengikuti tes usap sendiri, Purnomo sempat mengikuti rapat paripurna. Bahkan, pada Kamis (16/7) Purnomo memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Oleh karena itu, nantinya akan ada tes usap hasil penelusuran kontak erat Purnomo.

"Hasilnya (tes usap Purnomo) keluar kalau tidak hari Rabu, Kamis. Namun sejak kemarin beliau sudah diminta istirahat, ini tadi juga tidak ikut mider projo," katanya.

Dia mengatakan penelusuran tidak dilakukan kepada semua yang berinteraksi dengan Purnomo. Namun hanya yang berkontak dekat dan erat.

Sementara itu, saat dihubungi Purnomo enggan menjelaskan statusnya. Ia meminta agar kondisinya langsung ditanyakan ke Dinas Kesehatan. Meski demikian, akunya, hingga saat ini tidak ada keluhan yang dirasakan.

Ia mengatakan sudah mengikuti tes usap sebanyak dua kali, yaitu pada hari Jumat dan Sabtu minggu lalu. Ia mengatakan pada tes usap pertama hasilnya negatif.

"Kalau yang kedua hasilnya tendensi positif, jadi belum bisa disimpulkan," katanya.

(mdk/gil)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami