Mau tangkap buron kasus Century, Kejagung gelar rapat besar

PERISTIWA | 26 September 2014 14:10 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Kejaksaan Agung dibuat kaget dengan aksi buronan Bank Century Rafat Ali Rizvi. Pasalnya lama tak terdengar, kini Rafat dikabarkan berniat memiliki klub sepakbola asal Skotlandia Glasgow Ranger FC. Kejagung pun buru-buru melakukan upaya antisipasi.

"Hari ini kita rapatkan di sini, bersama tim seluruhnya. Tingkat lembaga, tim terpadu. Habis Jumatan," kata Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto di Kejagung, Jakarta, Jumat (26/9).

Kejagung juga enggan membuka informasi lengkap mengenai keberadaan Rafat, termasuk perihal langkah hukum dan ekstradisi Rafat.

"Kalau di kita kan ada UU nomor 1 tahun 1979 tentang Ekstradisi. Caranya ya dengan sesuai UU itu. Melalui sentral otoriti. semuanya lewat situ. Semua komunikasi dengan luar negeri mesti otoritas pusat," sambung dia.

Rafat telah dinyatakan bersalah dalam persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena menandatangani letter commitment untuk menjamin transaksi melalui surat berharga yang memiliki kualitas rendah.

Akibat surat tersebut, Bank Century mengalami kesulitan likuiditas dan memaksa pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan mengucurkan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun.

Pengadilan pun memutuskan menghukum Rafat dengan 15 tahun kurungan penjara, denda Rp 15 miliar subsider 6 bulan penjara dan membayar kerugian negara Rp 3,1 triliun secara tanggung renteng.

Kemudian Rafat mengajukan gugatan arbitrase pada pemerintah RI melalui ICSID dalam kasus Century pada 5 April 2011. Dirinya menuntut negara membayar ganti rugi US 75 juta dolar. Pengadilan memutuskan menolak gugatan Rafat di forum arbitrase ICSID terkait penyelamatan Bank Century.

Dalam menjalani proses hukumnya, Rafat telah meninggalkan Indonesia dan pergi ke inggris. Sulitnya terpidana ini kembali, membuat Menkum HAM Amir Syamsuddin harus turun tangan melobi pemerintah Inggris pada bulan Juli sampai Agustus lalu. Kendati begitu, sampai saat ini upaya memulangkan Rafat masih tanpa hasil.

(mdk/cob)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com