Megawati Bingung Banyak Anak Indonesia Tak Bisa Berenang

Megawati Bingung Banyak Anak Indonesia Tak Bisa Berenang
Megawati jadi pembicara kunci Napak Tilas Ratu Kalinyamat. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 11 Agustus 2022 15:47 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri bingung banyak anak Indonesia yang tidak bisa berenang. Padahal dua pertiga wilayah Indonesia adalah lautan.

"Banyak anak-anak kita enggak bisa berenang loh, saya bingung sekali mendengar itu, kita ini punya air dua pertiga kurang lebih dari pada tanahnya, tetapi kenapa tidak mengajarkan berenang ya," kata Mega saat jadi pembicara kunci Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara yang digelar TNI Angkatan Laut di Jakarta, Kamis (11/8).

Mega lalu menyoroti peristiwa kebakaran kapal. Para penumpang pun bingung menyelamatkan diri ke laut lantaran tidak bisa berenang.

"Saya prihatin kalau melihat di TV ada kapal terbakar bingung semua, mau loncat bagaimana, karena apa karena enggak bisa berenang jadi ini sebetulnya harus ditanamkan sebagai bagian dari matra," ujarnya.

Selain itu, Mega melanjutkan, bahwa kehadiran TNI AL sangatlah penting di dalam menjaga kedaulatan, keselamatan, dan keutuhan NKRI. Terlebih RI sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

"Apa yang menjadi semangat Jalasveva Jayamahe, justru di laut kita jaya, harus kita patrikan bersama," ucap Ketum PDIP ini. (mdk/eko)

Baca juga:
Megawati Bicara Gelar Akademik: Saya Doktornya 9, 2 Profesor Mau Dikasih
Profil 4 Kader PDIP Dikabarkan Jadi Menpan RB, Siapa Tepat?
Megawati Usul Syarat Tinggi Badan Calon Prajurit TNI Minimal 170 Cm
Megawati Nilai Ratu Kalinyamat dan Dokter Soeharto Layak jadi Pahlawan Nasional
Ketika Megawati Semangati Ibu Hamil: Please Jangan Cengeng
Megawati Gagas Buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia
Cerita Megawati Diajari Memasak yang Baik oleh Fatmawati Demi Cegah Stunting

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini