Megawati Menangis saat Resmikan Patung Bung Karno di Palu

Megawati Menangis saat Resmikan Patung Bung Karno di Palu
PERISTIWA | 22 Juli 2020 16:49 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menitikan air mata saat meresmikan Monumen Mutiara Bangsa yang juga dibangun patung Bung Karno. Megawati mengenang dedikasi sang proklamator RI Soekarno terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa dunia.

Dalam peresmian yang dilakukan secara virtual, Presiden Kelima RI ini mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Palu Hidayat dan warganya yang mempersembahkan patung Bung Karno. Megawati teringat pada 2 Oktober 1957, Bung Karno menegaskan Palu sebagai salah satu mutiara di khatulistiwa Indonesia.

"Karena itu, kapasitas saya juga sebagai Presiden Kelima RI, dengan ini mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan masyarakat Palu dengan dibangunnya sebuah Monumen Mutiara Bangsa. Dan dengan itu, mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, saya resmikan kehadiran Monumen Mutiara Bangsa ini," kata Megawati dalam acara peresmian 20 Kantor DPD/DPC PDIP, Rabu (22/7).

Megawati mengatakan, Bung Karno menunjukan kebenaran, dedikasi dan pengabdian kepada rakyat Indonesia adalah suatu perjalanan tiada akhir. Hal itu yang membuktikan ide, gagasan, dan cita-cita Bung Karno terhadap bangsa tidak bisa dibunuh oleh siapa pun. Termasuk falsafah Pancasila yang digali dari bumi Indonesia.

Putri Proklamator RI ini tak bisa lagi menahan tangisnya seusai menyampaikan hal demikian. Raut wajahnya berubah pilu. Dia meneteskan air mata sembari melanjutkan pidatonya dengan suara yang terbata-bata.

"Bung Karno bukan karena beliau ayah saya, tetapi sebagai manusia selama membaktikan hidupnya, bukan bagi bangsa Indonesia saja, tetapi juga perjuangan beliau dalam dinamika dunia internasional," ucap Megawati sesekali menyeka air mata di pipinya.

"Kemarin Ibu Puan Maharani, Ketua DPR, juga secara virtual telah meresmikan Monumen Soekarno yang dengan dipercantik dengan sebuah patung Soekarno dari lempengan-lempengan besi karya pematung Dolorosa Sinaga di Alger, Aljazair sebagai bentuk persahabatan dua negara dan peran Bung Karno yang telah membantu perjuangan rakyat Aljazair memperoleh kemerdekaannya di tahun 1962," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Menurut Megawati hal itu menjadi...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami