Meletus, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Setinggi 1.000 Meter

PERISTIWA | 17 November 2019 13:08 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Gunung Merapi mengeluarkan satu kali awan panas letusan dengan tinggi kolom 1.000 meter dari puncak. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan awan panas letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 10:46 WIB.

"Teramati kolom letusan setinggi kurang lebih 1.000 meter. Angin bertiup ke barat," tulis BPPTKG melalui akun twitternya.

Berdasarkan pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, BPPTKG mencatat tujuh kali gempa guguran di Gunung Merapi dengan amplitudo 2-10 mm yang berlangsung selama 17.6-21.52 detik, dua gempa hybrid dengan amplitudo 2 mm selama 6.72-7.2 detik, dua gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 44-65 mm selama 11.56-16.16 detik, dan satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 3 mm selama 8.88 detik.

Awan panas letusan sebelumnya juga dikeluarkan Gunung Merapi pada Sabtu (9/11) dengan tinggi kolom 1.500 meter. Awan panas letusan itu memiliki amplitudo 65 mm dan durasi 160 detik dengan jarak luncuran diperkirakan sejauh 1.500 meter.

Seperti dilansir dari Antara, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai meletusnya Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG.

Baca juga:
Gunung Merapi Meletus
Semburan Awan Panas Merapi Sebabkan Hujan Abu di Boyolali dan Magelang
Semburan Awan Panas Merapi Disebabkan Gas yang Terakumulasi
Gunung Merapi Letuskan Awan Panas Setinggi 1.500 Meter
Awan Panas Letusan Merapi Dipicu Akumulasi Gas Vulkanik
Gunung Merapi Kembali Tenang Usai Hembuskan Awan Panas Letusan

(mdk/fik)