Melihat Kondisi Rumah Sakit Jakarta yang Penuh Karena Covid-19

Melihat Kondisi Rumah Sakit Jakarta yang Penuh Karena Covid-19
Antrean ambulans di RSD Wisma Atlet. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
NEWS | 18 Juni 2021 22:45 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Tempat tidur untuk pasien berjejer di lorong-lorong rumah sakit. Para pasien lengkap dengan infus di tangan terlihat tengah istirahat. Terdapat tabung oksigen setinggi 1,5 meter tak jauh dari tempat tidur mereka.

Di lorong selebar kurang lebih 3 meter itu, para dokter terpaksa merawat pasien. Rumah sakit penuh. Kasus Covid-19 di DKI Jakarta pecah rekor pada, 18 Juni 2021, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 4.737 orang.

RSUD Koja, Jakarta Utara salah satu fasilitas kesehatan yang mengalami lonjakan pasien. Hingga pasien harus terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit.

Sebuah video viral di media sosial menggambarkan betapa penuhnya ruang perawatan di rumah sakit Koja. Video itu diambil pada tanggal 16 Juni 2021. Pasien dirawat berjejer di lorong sempit, hanya berjarak satu meter dari pasien lainnya. Lorong juga penuh dengan alat medis.

Dokter, Andi Khomeini Takdir menceritakan kondisi rumah sakit saat ini. Menurut dia, para manajemen rumah sakit saat ini tengah mencari pasokan cadangan oksigen untuk menghindari kehabisan persediaan.

"Beberapa teman-teman daerah lain menghubungi terkait pasien-pasien desat (desaturasi). Kembali saya ingatkan posisi prone dan napas diafragma. Sebagai backup plan jika IMCU/HCU/ICU mendekati limit dan enggak bisa ditambah lagi. Beberapa mulai memilah pasien. Jadi ya, yang sehat jaga kesehatan," tulis Andi dalam akun Twitternya, @dr_koko28, dikutip merdeka.com, Jumat (18/6).

Kondisi di rumah sakit sendiri sudah sangat memprihatinkan. menurut Andi, satu dokter bisa merawat tiga lantai rumah sakit. Kurang lebih, perkiraannya, ada 150 orang pasien.

"Adek2 GP di RSDC itu puncak pertama 1 dokter untuk 3 lantai. Sekitar 150 pasien. Wave kedua ini? 1 dokter 4 lantai. Saya? Bersama 5 senior SPPD lainnya coba support tower 3,4,5,6,7,8. Udah kayak film battle itu…Ada puluhan lagi TS spesialis Paru, Anestesi, Anak, & Kardio, dll," tulis dia lagi.

Laporan Penambahan Kasus

Kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 12.990 dari data Kamis (17/6) yang tercatat masih 1.950.276 orang. Sehingga total kumulatif kasus yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu menjadi 1.963.266 orang.

Penambahan 8.189 kasus positif Covid-19 disumbang 31 dari 34 provinsi di Indonesia. Namun, lima provinsi mengontribusi kasus positif Covid-19 tertinggi yakni DKI Jakarta 4.737, sehingga total kumulatifnya menjadi 463.552 orang.

Berikut daftarnya:

Jawa Barat: 2.791 kasus

Jawa Tengah: 1.331 kasus

Jawa Timur: 731 kasus

DI Yogyakarta: 403 kasus

Sumatera Barat: 241 kasus

Riau: 353 kasus

Bangka Belitung: 73 kasus

Papua: 11 kasus

Sumatera Selatan: 135 kasus

Kepulauan Riau: 278 kasus

Sulawesi Selatan: 63 kasus

Kalimantan Timur: 145 kasus

Banten: 249 kasus

Sumatera Utara: 137 kasus

Sulawesi Tenggara: 41 kasus

Aceh: 150 kasus

Lampung: 88 kasus

Sulawesi Tengah: 22 kasus

Papua Barat: 41 kasus

Bali: 95 kasus

Nusa Tenggara Barat: 23 kasus

Sulawesi Utara: 16 kasus

Jambi: 157 kasus

Kalimantan Selatan: 28 kasus

Kalimantan Utara: 53 kasus

Kalimantan Tengah: 119 kasus

Nusa Tenggara Timur: 20 kasus

Maluku Utara: 28 kasus

Maluku: 0 kasus

Sulawesi Barat: 4 kasus

Gorontalo: 28 kasus

Bengkulu: 70 kasus

Kalimantan Barat: 140 kasus. (mdk/rnd)

Baca juga:
Tingkat Kesembuhan Tinggi, Ridwan Kamil Tetap Fokus Kendalikan Lonjakan Kasus
Covid Melonjak Tinggi, Komisi IX Minta Nakes Siap Bertempur dengan Baik
Panglima TNI dan Kapolri Perintahkan Penebalan Pasukan PPKM Mikro di Jatim
18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Zona Merah
Gedung DPR Perketat Prokes, Jumlah Kehadiran Maksimal 25 Persen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami