Melihat Langkah Mitigasi Pemprov DKI Hadapi Bencana Alam

Melihat Langkah Mitigasi Pemprov DKI Hadapi Bencana Alam
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 29 Juni 2022 09:56 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan pihaknya sedang mengupayakan edukasi sekaligus simulasi menghadapi bencana alam. Pernyataan ini seiring jurnal Scientific Report (Nature) bahwa Jakarta berpotensi mengalami gempa Sesar Baribis.

"Kami terus mengupayakan sosialisasi dan simulasi," ucap Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa malam (28/6).

Riza berujar antisipasi dan kewaspadaan masyarakat Jakarta dan seluruh Indonesia terhadap bencana menjadi sebuah keharusan. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara potensi besar kebencanaan.

"Upaya Pemprov, kita terus mengupayakan dukungan dan regulasi terkait aksi-aksi pencegahan dan pengendalian termasuk menyiapkan simulator untuk pelatihan untuk bencana tersebut," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membenarkan Sesar Baribis di selatan Jakarta terbukti aktif dengan estimasi laju geser mencapai sekitar 5 milimeter per tahun. Pergerakan sesar tersebut berpotensi menyebabkan gempa.

"Selain itu keaktifan sesar ini didukung hasil monitoring peralatan sensor seismograf BMKG di mana terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar, meskipun dalam magnitudo kecil 2,3 – 3,1," ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis di Jakarta dilansir Antara, Jumat (24/6).

BMKG mengapresiasi hasil kajian tentang aktifnya Sesar Baribis di selatan Jakarta, yang terbit di jurnal bergengsi Scientific Reports (Nature) pada tahun ini.

Daryono mengatakan hasil kajian tersebut tentu sangat valid karena didukung dengan data gempa hasil monitoring BMKG dan data primer hasil obeservasi lapangan oleh tim peneliti menggunakan peralatan mutakhir didukung dengan metoda yang sahih.

"Tentu BMKG sangat mengapresiasi hasil kajian ini, karena memberi sumbangan penting untuk melengkapi peta sumber dan bahaya gempa bumi di Indonesia. Terpenting lagi temuan itu dapat menjadi rujukan mitigasi gempa bumi di sepanjang jalur sesar Baribis dan sekitarnya seperti kota besar Bekasi, Bogor dan Jakarta," kata dia.

Daryono mengatakan struktur Sesar Baribis diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 km. Tetapi, jalur sesar ini tampaknya tidak menerus sebagai satu kesatuan sesar tetapi bersegmen-segmen yang masing-masing segmen memiliki panjang yang bervariasi. Sehingga masih perlu ada kajian lebih lanjut untuk mendetailkan lagi segmen-segmen sesar ini. (mdk/ray)

Baca juga:
Ganjar Dapat Tambahan Relawan dan Anggaran Tanggulangi Bencana Jateng dari Baznas
Sesar Baribis Jadi Ancaman Gempa di Selatan Jakarta, Ini Faktanya
Kunjungi Korban Banjir di Bogor, Ridwan Kamil Minta Distribusi Bantuan Dipercepat
Banjir Bandang di Pamijahan Bogor, Satu Warga Meninggal dan Seorang Lainnya Hilang
Imbas Banjir dan Longsor di Bogor, Suplai Air Bersih untuk Warga Tangerang Terganggu

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini