Melintas di Luar Jam yang Ditentukan Dishub Bekasi, Puluhan Dump Truk Ditahan

PERISTIWA | 20 September 2019 20:04 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyetop sekitar 30 dump truk bermuatan tanah yang melintas di luar jam yang telah ditetapkan di wilayah setempat. Penindakan ini diduga tak lepas dari protes masyarakat dengan aktivitas dump truk tanpa kenal waktu melintas Jalan Perjuangan menuju ke Babelan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi mengatakan, pemerintah menetapkan aturan jam operasional truk bertonase di atas empat ton di jalan protokol yang statusnya menjadi kewenangan pemerintah daerah.

"Truk harus beroperasi itu dari jam 9 malam sampai jam 5 pagi," ujar Dede pada Jumat (20/9).

Menurut dia, puluhan truk bermuatan tanah tersebut hendak menuju ke Babelan, di sana ada proyek pengurugan. Rutenya keluar Tol Bekasi Barat-Jalan Ahmad Yani-Jalan Juanda-Jalan Perjuangan. Menurut dia, di Jalan Perjuangan ini ada aturan pembatasan jam operasional truk bertonase di atas empat ton.

"Kami hanya menghentikan sementara, akan diperbolehkan melanjutkan perjalanan jika sudah jam 9 malam," kata Deded.

Sejumlah pengguna Jalan Perjuangan mendukung langkah pemerintah menertibkan 'pasukan hijau' lalu lalang siang hari. Sebabnya, aktivitas dump truk mengganggu karena kapasitas jalan yang sempit. Dampaknya terjadi kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Baru-baru ini, seorang pelajar SMP tewas terlintas dump truk di Jalan Perjuangan. Pelajar tersebut terlindas usai terpeleset ketika berupaya naik ke mobil pikap. Di saat bersamaan di belakang mobil pikap ada dump truk bermuatan tanah.

"Begini dong ditertibin, banyak truk tanah ugal-ugalan soalnya," kata Goalum.

Ia meminta tak hanya sopir truk yang ditindak, melainkan juga harus menegur pemilik proyek di wilayah Babelan.

Baca juga:
Truk Diusulkan Dilarang Naik Tol Layang Jakarta-Cikampek, Tarif Masih Dibahas
Kemenhub Naikkan Denda Truk Kelebihan Muatan
Kemenhub Larang Truk Kelebihan Muatan Lewat Tol di 2020
Cegah Kecelakaan Maut di Tol, Pemerintah Minta Truk Tak Angkut Muatan Berlebih
Soal Truk Sebabkan Polusi Jakarta, Bos Jasa Marga Minta Gubernur Anies Lakukan Tes
Luar Biasa, Mitsubishi Fuso Cetak Rekor Penjualan Tertinggi selama Ikut GIIAS

(mdk/eko)