Membantu Meringankan Beban Sesama di Tengah Pandemi Corona

Membantu Meringankan Beban Sesama di Tengah Pandemi Corona
PERISTIWA | 8 April 2020 16:47 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Pandemi Corona atau Covid-19 melanda hampir semua negara tidak terkecuali Indonesia. Di tengah kegelisahan menghadapi virus ini, nyatanya jiwa sosial orang kian tumbuh untuk saling membantu mereka yang terdampak.

Banyak cara dilakukan. Mengumpulkan dana untuk dibelikan alat pelindung diri (APD) dan diberikan ke tenaga medis. Atau sekadar membagikan makanan pada mereka yang mengalami kesulitan ekonomi karena penghasilan berkurang.

Reeno (24) pun demikian. Bersama delapan orang temannya yang tergabung dalam komunitas Jannah For Us, sebuah komunitas gerakan sosial, Reeno berusaha membantu sesama masyarakat yang kesulitan seperti pengemudi ojek online yang kian hari makin sepi orderan.

Cara yang dia pakai dengan memesan makanan lewat aplikasi ojek online. Kemudian, makanan itu dia persilakan untuk dinikmati langsung oleh si driver.

"Kita memutar otak bagaimana caranya tetap berbagi di tengah wabah Virus Corona saat ini. Jadi ketemulah cara mesan makanan lewat ojol yang nantinya akan dimakan sendiri oleh si driver," jelas Reeno saat diwawancarai merdeka.com, Rabu (8/4).

Berbagi virtual ini dia lakukan karena pemerintah meminta untuk diterapkannya physical distancing dan stay at home sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

"Caranya kita pastikan kita bayarnya menggunakan uang elektronik. Kita memesan dua makanan, nantinya setelah makanan siap. Kita telepon drivernya kalau makanan itu untuk si driver dan satunya lagi tolong dikasihkan kepada masyarakat yang membutuhkan, di mana pun," paparnya.

Menurutnya, cara seperti ini sangat efektif untuk membantu dan tetap menghidupkan perekonomian masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat corona. Meski caranya sangat sederhana dengan memesan makanan setiap hari satu kali, tapi dia yakin ini akan memberikan dampak baik pada driver. Apalagi bila semua orang melakukan hal yang sama.

"Kita terus mengajak masyarakat untuk mencoba menjalankan konsep berbagi seperti ini dan artinya tidak ada jalan berhenti untuk tetap menolong sesama. Dalam bentuk apapun dengan cara apapun pasti itu berdampak, saya yakin," tutur Reeno.

Saat ini, katanya, banyak orang akhirnya bersimpati pada gerakan mereka.

"Alhamdulillah kita saat ini, juga sudah banyak masyarakat yang telah mengikuti konsep ini, khususnya di sekitar saya. Seperti para orangtua, tetangga sampai RT dan RW mengikuti ini," katanya.

Reeno dan teman-temannya berharap apa yang dilakukan dapat menggerakkan masyarakat yang lain untuk menyisihkan rezeki mereka dan memberikan kesempatan dan keringanan kepada sesama.

"Banyak jalan untuk berbuat kebaikan, karena surga untuk semua. Sisihkan kelebihan untuk bantu yang kekurangan," tuturnya. (mdk/lia)

Baca juga:
BPOM Temukan Obat Keras Ramai Dijual di Tengah Pandemi Corona
Kominfo Prediksi Kenaikan Lalu Lintas Data 40 Persen Saat Lebaran
Patroli Keamanan Akan Ditingkatkan Selama PSBB
Erick Thohir: 17 PCR Virus Corona dari Swiss Tiba Hari Ini
Pemkab Tangerang Siapkan Anggaran Jaring Pengaman Sosial Imbas Covid-19 Rp40 M
Pengusaha: Tanpa Pemasukan, Kami Hanya Sanggup Bertahan 3 Bulan ke Depan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami