Menag Mau Umumkan Haji 2020 Pagi Ini, DPR Protes Belum Diajak Bicara

Menag Mau Umumkan Haji 2020 Pagi Ini, DPR Protes Belum Diajak Bicara
PERISTIWA | 2 Juni 2020 09:58 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Kemenag menginformasikan akan mengumumkan kepastian pelaksanaan ibadah haji pada Pukul 10.00 WIB, Selasa 2 Juni 2020. Hal ini mendapat protes dari DPR karena merasa belum dikonsultasikan lebih dulu.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, pada rapat kerja sebelumnya disepakati pelaksanaan haji harus konsultasi dahulu dengan DPR sesuai UU Haji dan Umroh 2019.

"Seharusnya Menteri Agama terlebih dahulu Rapat dengan Komisi VIII DPR RI untuk memastikan kelanjutan pelaksanaan haji tahun ini," ujar Ace kepada wartawan, Rabu (2/5).

1 dari 1 halaman

Ace menuturkan, Menteri Agama Fachrul Razi telah mengirimkan surat kepada DPR untuk menggelar rapat terkait penyelenggaraan haji. Namun rapat belum dapat digelar karena tengah reses. Surat persetujuan menggelar rapat pada masa reses yang diajukan ke pimpinan belum berbalas.

"Sampai saat ini belum ada surat persetujuan tersebut," imbuh politikus Golkar itu.

Menag rencananya akan menggelar jumpa pers secara virtual terkait penyelenggaraan haji pagi ini. Ace mengatakan, pihaknya menyesalkan Menag mengumumkan tanpa konsultasi lebih dahulu.

"Tentu kami menyesalkan atas sikap Menteri Agama yang akan mengumumkan kebijakan ini tanpa terlebih dahulu rapat dengan Komisi VIII," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Haji 2020 Batal, Menag Pastikan Jemaah Tetap Berangkat di 2021
Pemerintah Putuskan Tiadakan Haji Tahun 2020
DPR: Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Bakal Diputuskan Juni
Komnas Haji dan Umrah Desak Jokowi Tunda Pengiriman Jemaah Haji Tahun 2020
Menteri Agama Fachrul Razi: Agama Tidak Menyulitkan Umatnya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5