Menag Sebut Peran Tokoh Agama Bantu Penurunan Tren Kasus Covid-19

Menag Sebut Peran Tokoh Agama Bantu Penurunan Tren Kasus Covid-19
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sambangi KPK. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
PERISTIWA | 4 Maret 2021 07:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi peran aktif berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengendalian Covid-19 di Tanah Air. Merujuk data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tren kasus harian pada saat ini sudah mengalami penurunan di bandingkan pada Januari 2021 lalu.

Kasus aktif harian di Indonesia pada Selasa (2/3) tercatat sebanyak 153.074 orang atau sekitar 11,11 persen, sedang di dunia 18,85 persen. Angka kesembuhan di Indonesia juga mencapai 1.160.863 orang atau sekitar 86,18 persen, di atas rata-rata dunia yang masih di angka 78,93 persen.

Yaqut menilai, peran serta masyarakat, seperti para tokoh agama, penyuluh agama, organisasi kemasyarakatan dan tenaga kependidikan sangat besar dalam memengaruhi faktor penurunan ini.

"Alhamdulillah, tren kasus harian Covid-19 terus menurun. Ini tidak terlepas dari kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan kepatuhan dalam PPKM serta Gerakan 5M," ujar Yaqut di Jakarta, Rabu (3/3).

Untuk itu, ia berharap mereka tidak lelah untuk mengajak masyarakat agar mewaspadai virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan gerakan disiplin 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan.

Selain itu, menteri kelahiran Rembang, 46 tahun silam itu juga menilai penurunan kasus harian ini tidak lepas dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah yang mulai berjalan efektif.

Yaqut mengungkapkan, tren kasus harian Covid-19 pada Januari 2021 sempat mengalami peningkatan. Menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas pada Jumat (29/1), ia akhirnya mengeluarkan Instruksi Nomor 01 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M). Instruksi yang ditujukan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama baik di pusat hingga kabupaten/kota itu bertujuan untuk mengintensifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Selain menerbitkan instruksi, Yaqut juga beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan jajarannya. Antara lain dengan para Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dari 13 provinsi secara daring, awal pekan ini. Hadir juga dalam rapat koordinasi itu adalah Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar, serta para Staf Khusus Menteri Agama.

"Ini bagian dari upaya kita untuk menekan laju paparan Covid-19 dan tentu saja ini bagian dari tugas kemanusiaan kita," tutur Menag Yaqut.

Reporter: Yopi Makdori (mdk/cob)

Baca juga:
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sambangi KPK
Cegah Korupsi di Kemenag, Menag Yaqut Minta Pengawalan KPK
CEK FAKTA: Hoaks Menteri Agama Terbitkan Larangan Berbahasa Arab
Menag Harap Vaksinasi Tokoh Agama di Masjid Istiqlal Jadi Teladan Bagi Umat
CEK FAKTA: Tidak Benar Menteri Agama Yaqut Tandatangani Surat Larangan Salat Jumat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami