Menaker Ida: Indonesia Kirim 150 Nakes ke Fasilitas Kesehatan Arab Saudi

Menaker Ida: Indonesia Kirim 150 Nakes ke Fasilitas Kesehatan Arab Saudi
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 29 Juni 2022 04:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sebanyak 150 orang tenaga kesehatan (Nakes) Indonesia dikirim ke fasilitas kesehatan pemerintah Arab Saudi di Provinsi Al-Qassim. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan pengiriman nakes tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Kesehatan Arab Saudi dengan Binawan Group (Binawan).

"Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Arab Saudi atas kepercayaannya terhadap tenaga kerja Indonesia, dan kepada Binawan yang telah memfasilitasi proses rekrutmen dan pelatihan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berniat untuk bekerja di luar negeri. Dengan kerja sama ini ke depannya akan lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia yang dapat bekerja di luar negeri, dan terus mengedepankan perlindungan dan kesejahteraan bagi PMI," ujar Ida di Jakarta, Selasa (28/6).

Menurut Ida, pencapaian 150 tenaga kesehatan yang telah berhasil terseleksi dan akan bekerja di Arab Saudi menjadi pertanda bahwa Indonesia memiliki banyak tenaga kesehatan yang kompeten untuk berkompetisi secara global.

"Kami terus mendukung pengembangan kompetensi dan penempatan PMI terampil ke luar negeri," jelas dia.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Mr. Essam bin Abed Al-Thaqafi, menyatakan kerja sama berbagai pihak untuk keberhasilan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di Arab Saudi merupakan langkah baik dan patut untuk terus didukung dan dilanjutkan.

"Perwakilan Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menyeleksi ratusan kandidat sejak Maret 2022. Sebanyak 150 kandidat yang tersebar dari 10 provinsi di Indonesia telah lolos seleksi," tambah dia.

Chairman Binawan Group, Ir. Saleh Alwaini mengungkapkan 150 tenaga kesehatan yang segera berangkat telah terlatih, siap dan memenuhi standar kompetensi global. Bersama dengan lembaga-lembaga lain, kata dia, Binawan melakukan kerja sama untuk merekrut tenaga kesehatan dan memberikan pelatihan untuk memenuhi standar internasional yang dipersyaratkan.

"Para tenaga kesehatan dibekali persiapan berupa pelatihan bahasa asing, matrikulasi kompetensi masing-masing profesinya, sesuai dengan standarisasi yang dipersyaratkan oleh lembaga pelayanan kesehatan di luar negeri, terutama Arab Saudi," tutup dia.

Baca juga:
Menaker: Kami Ingin Semakin Banyak Pekerja dan PMI Dapat Perlindungan Sosial
Menaker Ida Fauziyah dan Serikat Buruh Rayakan Ketupat May Day di Surabaya
Aturan Baru: Pekerja Bisa Klaim JHT Meski Iuran Masih Menunggak
Deretan Pejabat yang Hartanya Meroket dan Turun Sepanjang 2021
Menaker Imbau Perusahaan Mampu untuk Bayar THR Lebih Awal
Menaker Ida: Saya Yakin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh Seperti Sebelum Pandemi


Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini