Mendagri Ingin Tanah di Papua Dikuasai Pemda

PERISTIWA | 24 September 2019 14:40 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyebut banyak tanah-tanah di wilayah Papua yang belum dikuasai pemerintah daerah (pemda). Tjahjo mengatakan, tanah tersebut mengandung sumber kekayaan di Papua dan masih dikuasai pihak lain.

Hal itu disampaikan Tjahjo saat rapat koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi pimpinan DPRD kabupaten, kota se-provinsi Papua dan Papua Barat di Gedung Kemendagri, Selasa (24/9).

"Tolikara atau Intanjaya itu ada kompleks Pemda lengkap tetapi tanahnya masih milik pemda, masih milik freeport, saya tanya kenapa? Karena di bawah tanah itu mengandung harta karun yang luar biasa," kata Tjahjo.

Politikus PDIP itu meminta para pemda Papua harus menguasai tanah setempat. Tjahjo tak ingin tanah di bumi Cendrawasih dimiliki pihak lain selain pemda.

"Semua aset aset pemerintah daerah tanahnya harus sudah dikuasai daerah jangan tanahnya masih milik adat, masih milik perorangan, atau masih milik lembaga lembaga atau PT PT yang nanti akan menimbulkan masalah yang ada," tuturnya.

Selain Papua, Tjahjo juga ingin tanah daerah lain dikelola oleh pemda. Tjahjo menginstruksikan pihaknya menata tanah-tanah tersebut.

"Di Jakarta juga banyak yang memang bangunannya tanahnya punya orang lain tahu-tahu di pengadilan kalah, pemdanya juga ada. Termasuk tanah-tanah adat di Jawa, di Sumatera, tanah-tanah distrik, ini harus mulai dirapikan dengan baik," pungkasnya.

Baca juga:
Kapolri Jelaskan Kronologi Rusuh Wamena Dipicu Murid Salah Dengar Ucapan Guru
10 Korban Demo di RSUD Wamena Dievakuasi ke Jayapura
Penerbangan Dari dan Menuju Wamena Papua Berangsur Normal
Begini Kerusuhan di Waena Papua yang Tewaskan Praka Zulkifli
Polri Tuding KNPB Dalangi Kerusuhan Papua buat 'Dijual' di Sidang PBB
Istana Tanggapi Kerusuhan di Wamena: Kita Sangat Prihatin, Sungguh Prihatin
Polisi Masih Buru Pelaku Hoaks Rasisme Pemicu Rusuh di Wamena Papua

(mdk/rnd)