Mendagri: Memelihara perbatasan negara menjamin keutuhan dan kedaulatan NKRI

PERISTIWA | 19 September 2018 18:56 Reporter : Syintia Samantha

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan penegasannya dalam konteks pemeliharaan perbatasan negara sebagai upaya menjamin keutuhan dan kedaulatan NKRI. Selain juga penguatan penegakan hukum, pertahanan dan keamanan negara dilakukan melalui pengamanan batas, baik itu wilayah darat, laut, dan udara dan peningkatan kualitas diplomasi dan kerja sama batas wilayah negara dimana pembangunan sarana prasarana batas negara serta peningkatan pelayanan lintas batas yang ada harus ditingkatkan.

Hal tersebut ia ungkapkan pada saat menjadi inspektur upacara memperingati HUT BNPP ke 8 di Lapangan Atambua, Belu, Rabu (19/9).

"Kita memaklumi dan menyadari bahwa dari berbagai keberhasilan yang telah kita capai bersama, membangun pos-pos perbatasan terdepan ini, memang masih terdapat berbagai hal yang masih terus kita upayakan agar berhasil mencapai target-target sehingga masyarakat ikut menjaga, ikut merawat, perbatasan dalam arti juga ikut menjaga kedaulatan Negara," ujar Tjahjo.

Mendagri Tjahjo Kumolo kunjungan kerja ke Atambua ©2018 Merdeka.com

Tjahjo menambahkan penegasannya bahwa khusus kepada Bupati Belu termasuk Bupati Malaka harus saling membantu konektivitas yang ada untuk memperkuat wilayah daerah dalam upaya untuk percepatan pembangunan terpadu khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hari sebelumnya Mendagri secara marathon mengikuti rangkaian HUT ke-8 BNPP melalui Pekan Perbatasan yang salah satunya digelar di Kabupaten Belu, NTT. Kegiatan di wilayah perbatasan negara ini, diantaranya yaitu peninjauan Rumah Tenun Binaan Bank Indonesia, pelepasan miniatur patung Soekarno dari Lapangan Umum Atambua menuju PLBN Motaain (pelepasan miniatur patung Soekarno ditandai dengan pemukulan Tihar).

Tjahjo juga melanjutkan agenda kegiatannya dengan arak-arakan dari Lapangan Umum Atambua menuju Desa Silawan (lokasi pengobatan massal di Puskesmas Silawan, lokasi penyerahan 3 kunci rumah hasil bedah rumah di Dusun Halimuti dan PLBN Motaain), Kemudian, peletakan batu pertama pembangunan patung Soekarno di PLBN Motaain dan peninjauan lokasi rencana pembangunan Monumen Tiang Bendera.

Dan rangkaian terakhir Rabu (19/9/2018), Mendagri (Tjahjo Kumolo) Menjadi Inspektur Upacara Bendera di Lapangan Umum Atambua. (mdk/hhw)

Baca juga:
Mendagri beri semangat kepada pelajar di Atambua
Mendagri ungkap capaian pembangunan di perbatasan
Mendagri ingatkan tantangan bangsa yang semakin kompleks
Mendagri: Tokoh agama dan tokoh adat adalah kunci jaga stabilitas nasional
Pendidikan politik diperlukan untuk capat target partisipasi politik
Monumen Soekarno akan dibangun di perbatasan RI-Timor Leste

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.